Wacana Cadangan Strategis Kripto AS, CEO Coinbase Sarankan Fokus pada Bitcoin

AKURAT.CO Pada era digital saat ini, wacana pembentukan cadangan strategis kripto oleh pemerintah AS semakin mengemuka. Pengumuman inisiatif ini memicu diskusi hangat di kalangan pelaku industri keuangan dan kripto.
CEO Coinbase, Brian Armstrong, baru-baru ini memberikan pandangannya mengenai rencana Presiden Trump untuk membentuk cadangan strategis kripto. Armstrong menyarankan agar cadangan tersebut difokuskan secara eksklusif pada Bitcoin, yang ia sebut sebagai emas digital di era modern.
Dalam diskusi bersama David Sacks di Gedung Putih, Armstrong menguraikan dua strategi potensial.
"Strategi pertama menekankan penggunaan Bitcoin secara tunggal, dengan argumen bahwa pendekatan ini sederhana dan memberikan narasi yang jelas tentang transisi dari emas tradisional ke aset digital," ujarnya dalam kutipan X @brian_armstrong, Selasa (4/3/2025).
Menurut Armstrong, mengadopsi Bitcoin sebagai satu-satunya aset dalam cadangan strategis akan menciptakan fondasi yang kuat sebagai penyimpan nilai yang transparan dan stabil. Pendekatan ini, menurutnya, lebih mudah dipahami dan diimplementasikan dibandingkan strategi yang melibatkan berbagai aset.
"Strategi kedua yaitu penggunaan indeks berbobot kapitalisasi pasar dari berbagai mata uang kripto. Contoh, jika Bitcoin mencakup 50 persen dan Ethereum 20 persen dari total pasar, maka alokasi aset dalam cadangan akan mencerminkan proporsi tersebut," tambahnya.
Baca Juga: Trump Umumkan Cadangan Kripto Nasional AS, Bitcoin hingga Solana Naik Tajam
Pengumuman inisiatif cadangan strategis kripto oleh Presiden Trump telah memicu beragam reaksi. Beberapa pendukung kripto melihatnya sebagai langkah signifikan menuju adopsi luas, yang berpotensi meningkatkan investasi dan menempatkan AS sebagai pemimpin dalam inovasi aset digital secara global.
Namun, tidak semua pihak optimis. Salah satu pendiri BitMEX, Arthur Hayes, mengkritik pengumuman tersebut sebagai tindakan politis semata.
Hayes berpendapat bahwa tanpa dukungan Kongres atau evaluasi mendalam terhadap mekanisme pembiayaan, pemerintah akan kesulitan mengakumulasi dana untuk pembelian kripto dalam skala besar.
Menjelang Konferensi Kripto di Gedung Putih, diskusi mengenai struktur cadangan strategis semakin intens. Pertemuan ini diharapkan menjadi forum bagi para pemangku kepentingan untuk menyampaikan pandangan dan saran terkait kebijakan kripto di masa depan.
Pengumuman tersebut telah memberikan dampak positif terhadap pasar kripto, dengan kenaikan nilai aset mencapai 8% dalam waktu singkat. Hal ini mencerminkan antusiasme pasar terhadap kemungkinan kebijakan yang mendukung integrasi aset digital ke dalam sistem keuangan utama.
Administrasi Trump diharapkan akan memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai struktur dan implementasi cadangan strategis kripto. Keputusan yang diambil dalam konferensi ini nantinya akan sangat menentukan arah kebijakan dan investasi di sektor aset digital, baik di tingkat nasional maupun global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









