Memecoin Terbang 30 Persen Usai SEC Hentikan Penyelidikan ke Uniswap
Hefriday | 26 Februari 2025, 19:45 WIB

AKURAT.CO Hari ini, Rabu, 26 Februari 2025, pasar cryptocurrency menunjukkan pergerakan yang cukup heboh, terutama di ranah memecoin.
Beberapa koin di sektor ini mencatatkan kenaikan harga yang mencapai hingga 30%, menarik perhatian para investor yang selama ini memantau tren altcoin.
Kenaikan ini datang beriringan dengan beberapa perkembangan penting di dunia kripto.
Salah satunya adalah penghentian penyelidikan oleh SEC terhadap Uniswap, sebuah keputusan yang dianggap sebagai kemenangan besar bagi ekosistem DeFi dan memberikan angin segar bagi pasar digital.
Walaupun memecoin mendominasi pergerakan hari ini, CEO CryptoQuant, Ki Young Ju, memberikan gambaran bahwa tidak semua altcoin akan meraih performa yang sama.
"Kita sedang memasuki 'musim altcoin selektif' di 2025, dimana hanya proyek dengan fundamental kuat yang berpeluang naik," ujar Ju dilansir Cointelegraph, Rabu (26/2/2025).
Di antara koin yang mencatatkan lonjakan signifikan, Rats (Ordinals) tampil mencuri perhatian. Harga koin ini tercatat mencapai Rp0,43 per unit, dengan kenaikan mencapai 37,33% dalam 24 jam terakhir.
Kenaikan ini tentu saja menjadi sorotan bagi para trader yang mencari peluang cepat dalam pasar kripto.
Tak ketinggalan, koin-koin lain seperti Zerebro, Just a Chillguy, dan Peanut the Squirrel juga menunjukkan performa yang impresif, dengan kenaikan masing-masing sebesar 34,75%, 32,96%, dan 29,99%.
Lonjakan harga ini semakin menegaskan bahwa sektor memecoin sedang berada di garis depan pergerakan pasar.
Di sisi lain, koin-koin besar seperti Bitcoin, Ethereum, dan XRP tidak menunjukkan peningkatan yang drastis. Bitcoin bahkan tercatat mengalami penurunan sebesar 2,46%, sementara Ethereum mencatatkan kenaikan tipis 0,71%.
Hal ini menandakan bahwa meski menjadi patokan pasar, koin-koin utama masih relatif stabil di tengah gejolak yang terjadi di sektor memecoin.
Ki Young Ju menyatakan bahwa sebagian besar cryptocurrency selain Bitcoin dan Ethereum kemungkinan besar tidak akan mengalami lonjakan besar dalam "musim altcoin" kali ini.
Menurutnya, pasar kini lebih selektif, dan hanya proyek-proyek dengan model pendapatan berkelanjutan yang punya peluang untuk melampaui performa pasar secara umum.
Lebih jauh, Ki Young Ju menegaskan jika Era di mana semua altcoin mengalami kenaikan besar sudah berakhir. Ini mencerminkan adanya pergeseran preferensi investor menuju proyek-proyek yang memiliki dasar fundamental yang lebih kuat.
Prediksi ini semakin relevan ketika tercatat bahwa 24% dari 200 cryptocurrency terbesar turun ke level terendahnya dalam lebih dari satu tahun.
Situasi ini memicu spekulasi bahwa pasar kripto mungkin akan mengalami capitulasi, memberikan peluang baru bagi investor untuk masuk saat harga sedang rendah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









