10 Saham Top Losers Selama Sepekan, Ada AMMN hingga WINE
Hefriday | 2 Februari 2025, 22:35 WIB

AKURAT.CO Sejumlah saham mencatatkan penurunan tajam pada pekan ini, dengan beberapa di antaranya kehilangan lebih dari 30% dari nilai pasar mereka.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham PT Remala Abadi Tbk (DATA) menjadi yang paling merugi, anjlok 37,4% dari Rp1.550 menjadi Rp970.
Tak hanya itu, saham PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk (BSML) juga terperosok 31,6% ke level Rp97. Sementara itu, saham PT Golden Flower Tbk (POLU) dan PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk (OBAT) masing-masing turun 26% dan 25,2%, dengan harga terkini Rp1.870 dan Rp665 per saham.
Selain empat saham yang mengalami penurunan lebih dari 25%, beberapa saham lain juga terkoreksi cukup dalam. Saham PT Multitrend Indo Tbk (BABY) turun 12,2% menjadi Rp358, sementara PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) melemah 10,9% ke Rp7.525.
Penurunan juga terjadi pada saham PT Super Energy Tbk (SURE) yang anjlok 10,3% menjadi Rp2.700, PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk (BIKE) yang turun 9,9% menjadi Rp545, serta PT Hatten Bali Tbk (WINE) dan PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART) yang masing-masing merosot 9,5%.
Seiring dengan banyaknya saham yang mengalami penurunan signifikan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turut terkoreksi sebesar 0,7% ke level 7.109,1 dari posisi 7.166 pada pekan sebelumnya. Hal ini juga berdampak pada kapitalisasi pasar bursa yang turun 1,1% menjadi Rp12.319 triliun dari Rp12.462 triliun.
Selain itu, nilai transaksi harian rata-rata turut mengalami penurunan sebesar 9,4%, dari Rp12,4 triliun pada pekan lalu menjadi Rp11,2 triliun. Rata-rata volume transaksi harian juga menurun sebesar 11% menjadi 16,3 miliar saham, lebih rendah dibandingkan 18,4 miliar saham pada pekan sebelumnya.
Selain nilai dan volume transaksi, rata-rata frekuensi transaksi harian di bursa juga mengalami penurunan sebesar 8,2%, dari 1,2 juta kali transaksi menjadi hanya 1,1 juta kali transaksi. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas perdagangan saham di pekan singkat ini lebih sepi dibandingkan pekan sebelumnya.
Meski demikian, investor asing masih mencatatkan transaksi beli bersih (net buy) sebesar Rp297,4 miliar pada perdagangan Jumat (31/1/2025). Namun, secara keseluruhan sepanjang tahun berjalan ini, investor asing masih membukukan nilai jual bersih (net sell) sebesar Rp4 triliun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










