PNM Mekaar Klasterisasi Usaha Daur Ulang di Makassar
Hefriday | 21 Januari 2025, 21:09 WIB

AKURAT.CO PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung kewirausahaan berbasis lingkungan melalui program PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).
Salah satu inisiatif terbaru adalah pembentukan klasterisasi usaha daur ulang di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Langkah ini diharapkan dapat mendorong pengembangan industri kreatif sekaligus keberlanjutan lingkungan.
Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, menjelaskan bahwa selain memberikan pembiayaan, PNM juga menyediakan pendampingan melalui klasterisasi usaha berbasis kebutuhan lokal.
“Kami berkomitmen mendukung keberlanjutan lingkungan dengan menciptakan wirausaha yang kreatif, inovatif, dan peduli lingkungan. Kolaborasi dengan berbagai pihak akan terus dilakukan untuk memperkuat inisiatif ini,” ujar Arief dalam keterangannya, Selasa (21/1/2025).
Klasterisasi ini dipimpin oleh Salbiawati Salim, seorang nasabah PNM Mekaar yang mengorganisir 23 ibu rumah tangga di sekitarnya. Mereka memanfaatkan limbah daur ulang, seperti botol plastik, untuk dijadikan produk bernilai ekonomi tinggi.
Berawal dari Bank Sampah, kelompok ini secara konsisten berbagi pengetahuan dan solusi dalam pertemuan mingguan, membahas kendala usaha, hingga menemukan cara meningkatkan kualitas dan variasi produk.
Sebelum bergabung dengan PNM Mekaar pada 2019, kendala modal menjadi tantangan utama kelompok ini. Namun, dengan bantuan pembiayaan dan pendampingan dari Mekaar, Salbiawati dan kelompoknya mampu mengembangkan usaha.
Dari yang awalnya hanya membuat pot bunga dari botol plastik, kini mereka juga memproduksi berbagai produk kreatif lain, bahkan membuka warung sembako berkat tambahan alat seperti mesin jahit.
“Kami dulu hanya mengandalkan tangan untuk membuat produk sederhana. Tapi, sejak bergabung dengan Mekaar, usaha kami berkembang lebih beragam. Kini, kami bisa menghasilkan produk yang lebih berkualitas dan membantu perekonomian keluarga,” ungkap Salbiawati.
Program PNM Mekaar mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak, termasuk Wakil Menteri UMKM, Helvi Moraza, yang langsung meninjau kegiatan klasterisasi di Makassar. Ia mengungkapkan kekagumannya terhadap inisiatif ibu-ibu ini yang tidak hanya mendukung ekonomi keluarga tetapi juga memberikan kontribusi pada pelestarian lingkungan.
“Ini langkah positif. Mereka mampu mengubah limbah menjadi produk bernilai ekonomi dan menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan,” kata Helvi.
PNM juga terus mendorong kolaborasi lintas sektor untuk mendukung program ini. Sinergi dengan Kementerian BUMN dan Kementerian UMKM menjadi bagian penting dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Hal ini selaras dengan arahan pemerintah untuk mengoptimalkan potensi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam menekan tingkat kemiskinan. Melalui Mekaar, PNM menghadirkan solusi pembiayaan yang aman dan legal bagi kelompok usaha kecil.
Pendekatan ini tidak hanya membantu mereka meningkatkan skala usaha, tetapi juga memperluas pemahaman tentang pentingnya pengelolaan keuangan yang baik. Program ini terbukti berhasil meningkatkan taraf hidup para pelaku usaha kecil di berbagai daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










