Forkom KBI Dorong Kolaborasi dan Digitalisasi Koperasi
Demi Ermansyah | 17 Desember 2024, 18:29 WIB

AKURAT.CO Symposium Koperasi Indonesia I yang digelar Forum Komunikasi Koperasi Besar Indonesia (Forkom KBI) menyoroti pentingnya kolaborasi strategis dan digitalisasi dalam pengembangan koperasi.
Ketua Forkom KBI, Irsyad Muchtar, mengatakan koperasi di Indonesia masih menghadapi tantangan berat seperti keterbatasan akses pasar, modal, dan teknologi.
Oleh karena itu, dalam rangka mengatasinya, Irsyad menekankan pentingnya sinergi antara koperasi dengan entitas lain.
“Kolaborasi dengan pihak swasta, pemerintah, dan organisasi internasional melalui skema public-private partnership menjadi langkah penting untuk meningkatkan keberlanjutan dan daya saing koperasi,” ungkap Irsyad di Jakarta, Selasa (17/12/2024).
Digitalisasi juga menjadi isu sentral dalam symposium ini, tambah Irsyad, oleh sebab itu koperasi perlu mengadopsi teknologi modern untuk memperkuat transparansi, efisiensi, dan inovasi dalam pengelolaan bisnis.
"Dengan hadirnya digitalisasi, koperasi bisa lebih mudah terhubung dengan pasar dan mitra potensial,” kata Irsyad.
Tak hanya itu saja, Irsyad juga memaparkan bahwa forum ini juga akan membahas pentingnya peningkatan kapasitas koperasi melalui pemberdayaan organisasi dan penguatan modal.
"Tanpa peningkatan kapasitas, koperasi sulit bersaing di pasar global,” tambahnya.
Oleh karena itu, tegas Irsyad, pihaknya siap memberikan tiga rekomendasi utama yang akan diserahkan kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Salah satunya adalah dorongan untuk menciptakan ekosistem koperasi yang mendukung inovasi dan kerja sama usaha.
“Acara ini akan menjadi langkah awal untuk membangun koperasi yang lebih modern dan berdaya saing. Kami berharap hasil symposium ini menjadi pijakan untuk memperkuat peran koperasi dalam ekonomi nasional,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia









