Akurat

RK Ecosystem Ajak Generasi Muda Jakarta Cari Solusi atas Pinjol Ilegal

Arief Rachman | 11 November 2024, 18:03 WIB
RK Ecosystem Ajak Generasi Muda Jakarta Cari Solusi atas Pinjol Ilegal

AKURAT.CO Pinjaman online (pinjol) ilegal kembali menjadi sorotan publik setelah Kementerian Komunikasi Digital (Komdigi) mengungkap sindikat judi online (judol) yang sering dikaitkan dengan pinjol.

Bagi mereka yang terjebak dalam kekalahan judi, pinjol sering kali menjadi jalan keluar, meski berisiko memperburuk kondisi keuangan.

Merespons keresahan masyarakat, Jakarta Awet Muda, bagian dari Relawan Kerja (RK) Ecosystem, mengadakan diskusi bertajuk “Ketupat dan Kredit Mesra: Bisa Beneran Stop Pinjol Ilegal Buat Anak Muda?” di Kemanggisan, Jakarta Barat, pada Minggu (10/11/2024).

Acara ini menghadirkan diskusi dua arah dalam format 'Curhat1n Jakarta,' melibatkan tokoh-tokoh muda inspiratif seperti Aktivis Muda dan Dewan Pembina RK Ecosystem, M. Arief Rosyid Hasan; Anggota DPRD DKJ 2024-2029, Jamilah Abdul Gani; Co-Founder Rembug Kota, Viera Lovienta; Co-Founder GENIUS, sekaligus mantan Juru Bicara TPN Ganjar-Mahfud, Geni Isno Murti; Content Creator, Kevin Geraldi; dan Co-Founder Jakarta Awet Muda, Luthfi Ridzki Fakhrian.

Baca Juga: Kunci Jawaban Modul 3.2 PINTAR Kemenag Struktur Kurikulum Madrasah

M. Arief Rosyid Hasan menekankan, program Kredit Tanpa Bunga Akses Cepat (KETUPAT) dan Kredit Mesra (Masyarakat Ekonomi Sejahtera) yang diusung oleh pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 01, Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), merupakan solusi konkret untuk mengatasi masalah pinjol ilegal.

"Pinjol ilegal ini ancaman nyata bagi anak muda Jakarta. Kredit Mesra yang ditawarkan RIDO adalah alternatif aman tanpa bunga dan sangat membantu bagi mereka yang ingin terhindar dari jeratan utang,” ujar Arief.

Geni Isno Murti juga menyatakan dukungannya untuk pasangan RIDO, menilai mereka sebagai sosok yang memahami kebutuhan generasi muda, khususnya dalam hal akses keuangan yang aman.

"RIDO punya komitmen kuat untuk memberdayakan anak muda. Berdasarkan data Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal, 60 persen anak muda terutama Gen Z dan milenial terjerat pinjol. Program ini harus dikawal bersama,” jelasnya.

Anggota DPRD DKJ Jamilah Abdul Gani menyoroti dampak buruk pinjol ilegal yang berbunga tinggi dan menjadi jeratan bagi anak muda. Menurutnya, program Kredit Mesra RIDO adalah alternatif yang jauh lebih ramah bagi generasi muda.

Baca Juga: Vonis Hukuman Ditambah Jadi Empat Tahun, Ammar Zoni Frustasi

“Pinjol sudah mengakar dalam masyarakat, dan bunganya mencekik. RIDO membawa program bagus yang sangat dibutuhkan anak muda,” kata Jamilah.

Content Creator Kevin Geraldi berbicara tentang faktor kultural dan sosial yang membuat generasi muda rentan tergiur pinjol ilegal, seperti fenomena “FOMO” (fear of missing out) yang sering kali mengarah pada keputusan finansial impulsif.

“Anak muda ingin terlihat ‘ikut tren,’ seringkali tanpa memiliki anggaran. Pinjol ilegal memberi akses cepat tapi risikonya sangat besar,” jelas Kevin.

Luthfi Ridzki Fakhrian, Co-Founder Jakarta Awet Muda, menjelaskan bahwa acara “Curhat1n Jakarta” digelar di berbagai titik di Jakarta untuk menjembatani dialog dan membahas program-program RIDO yang relevan bagi pemuda.

“Kami ingin generasi muda tahu bahwa ada solusi nyata yang ditawarkan Ridwan Kamil-Suswono. Ridwan Kamil terkenal sangat cermat melihat masalah dan mengatasi tantangan, sebagaimana sudah dibuktikan di Jawa Barat,” kata Luthfi.

Diskusi ini diharapkan membuka mata anak muda Jakarta terhadap risiko pinjol ilegal dan pentingnya memilih solusi keuangan yang aman dan berkelanjutan, seperti yang ditawarkan dalam program Kredit Mesra dan KETUPAT.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.