Akurat

7 Mitos Kartu Kredit, Salah Satunya Biaya Mahal

Hefriday | 19 Oktober 2024, 14:28 WIB
7 Mitos Kartu Kredit, Salah Satunya Biaya Mahal

AKURAT.CO Kartu kredit telah menjadi salah satu produk keuangan yang banyak diminati masyarakat. Kemampuannya untuk memudahkan transaksi dan menunda pembayaran belanja membuat kartu kredit menjadi pilihan utama. 

Selain menawarkan berbagai manfaat seperti promo diskon dan cashback, pengguna juga merasa lebih praktis dalam bertransaksi. Namun, banyak juga yang masih enggan menggunakan kartu kredit karena terjebak dalam mitos yang menyesatkan. 
 
Dikutip dari beberapa sumber pada Sabtu (19/10/2024), berikut beberapa mitos umum tentang kartu kredit dan fakta sebenarnya.

1. Kartu Kredit Adalah Sumber Utang
 
Banyak orang menganggap kartu kredit sebagai sumber utang yang berisiko mengacaukan arus kas pribadi. Memang, kartu kredit memungkinkan pembelian tanpa harus membayar langsung saat itu juga, namun ini tidak berarti mengacaukan keuangan. 
 
 
Sebaliknya, kartu kredit dapat membantu pengguna dalam mengelola arus kas. Dengan rincian transaksi yang terekam, pengguna dapat lebih mudah memantau pengeluaran. Selama digunakan sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan, kartu kredit justru dapat membantu mengatasi kebutuhan mendesak dan menghindari kredit macet.

2. Biaya Tahunan Kartu Kredit Sangat Mahal
 
Banyak orang takut menggunakan kartu kredit karena anggapan bahwa biaya tahunan yang dikenakan sangat tinggi. Namun, kenyataannya, biaya tahunan ini bervariasi tergantung pada kebijakan bank penerbit. 
 
Bahkan, beberapa bank menawarkan pembebasan biaya tahunan di tahun pertama atau menghapusnya jika pengguna mencapai nominal transaksi tertentu. Dengan pemahaman yang tepat, biaya tahunan tidak perlu menjadi kendala.

3. Beban Bunga Kartu Kredit Sangat Tinggi
 
Seperti layanan pinjaman lainnya, kartu kredit memang membebankan bunga. Namun, bunga yang dikenakan tidak selalu tinggi. Jika pengguna membayar tagihan tepat waktu, tidak melampaui batas kredit, dan tidak melakukan tarik tunai, bunga tidak akan menjadi masalah. Dengan penggunaan bijak, kartu kredit tidak akan memberatkan pengguna dengan beban bunga.

4. Kartu Kredit Hanya Sarana Berutang
 
Walaupun kartu kredit adalah produk pinjaman, fungsi utamanya adalah sebagai alat pembayaran yang praktis. Kartu kredit memudahkan transaksi tanpa harus membawa uang tunai. 
 
Selain itu, kartu kredit juga menawarkan berbagai promo menarik dan cicilan 0 persen yang bisa membantu mengatur cash flow lebih baik. Manfaatnya sangat terasa jika pengguna mengelola keuangan dengan baik.

5. Penggunaan Kartu Kredit Menurunkan Skor Kredit
 
Banyak yang percaya bahwa penggunaan kartu kredit dapat menurunkan skor kredit. Padahal, jika pengguna membayar tagihan tepat waktu dan tidak mengalami kredit macet, kartu kredit justru bisa membantu meningkatkan skor kredit. Skor kredit yang baik akan mempermudah pengajuan pinjaman lain di masa depan.

6. Limit Kartu Kredit Harus Selalu Digunakan
 
Setiap pengguna kartu kredit memiliki limit tertentu yang menandakan batas penggunaan. Namun, tidak ada kewajiban untuk selalu menggunakan limit tersebut, apalagi hingga mencapai batas maksimal. Idealnya, pengguna hanya memanfaatkan sekitar 70% dari limit yang diberikan agar tidak terbebani oleh cicilan yang terlalu tinggi.

7. Kartu Kredit Hanya Bisa Diakses oleh Kalangan Tertentu
 
Masih banyak yang beranggapan bahwa kartu kredit hanya untuk kalangan atas. Namun, layanan kartu kredit kini lebih inklusif dan dapat diakses oleh berbagai kalangan, termasuk pelajar dan profesional muda. 
 
Setiap layanan kartu kredit memang memiliki syarat pengajuan berbeda, namun aksesibilitasnya kini semakin luas. Pastikan untuk memilih layanan kartu kredit yang sesuai dengan kondisi keuangan dan memenuhi persyaratan yang diajukan.

Kartu kredit bukanlah produk yang menakutkan seperti yang dipercaya oleh sebagian orang. Dengan memahami mitos-mitos yang ada dan mengetahui fakta sebenarnya, kartu kredit justru bisa menjadi alat keuangan yang bermanfaat. 
 
Kuncinya adalah penggunaan yang bijak dan pemahaman terhadap kebijakan kartu kredit yang dipilih. Jadi, jangan lagi terjebak dalam mitos, dan manfaatkan kartu kredit sesuai kebutuhanmu!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa