Akurat

Inilah Hal-hal yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Membeli Apartemen, Jangan Sampai Salah Pilih!

Wahyu SK | 1 Desember 2025, 19:07 WIB
Inilah Hal-hal yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Membeli Apartemen, Jangan Sampai Salah Pilih!

AKURAT.CO Membeli apartemen bukan sekadar memilih tempat tinggal, tetapi juga keputusan finansial jangka panjang yang harus diperhitungkan dengan matang.

Banyak orang tergiur dengan lokasi strategis dan fasilitas modern, namun lupa bahwa setiap unit memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Tanpa perencanaan, pembeli bisa terjebak dalam masalah biaya, legalitas, atau kenyamanan yang tidak sesuai ekspektasi.

Selain itu, perkembangan properti di kota besar membuat pilihan apartemen semakin beragam.

Hal ini tentu menguntungkan, tapi sekaligus menuntut calon pembeli untuk lebih teliti.

Menentukan anggaran, memahami kebutuhan pribadi, hingga mengecek reputasi developer merupakan langkah krusial sebelum memutuskan membeli unit apartemen.

Berikut adalah hal-hal yang dipertimbangkan sebelum membeli apartemen:

1. Lakukan Riset Mendalam

Sebelum membeli, penting untuk melakukan riset mendalam mengenai lokasi, kisaran harga, fasilitas, serta tipe unit yang ditawarkan.

Bandingkan beberapa apartemen untuk menemukan mana yang paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidupmu.

Melalui riset ini, kamu dapat menghindari pembelian impulsif dan memperoleh gambaran jelas tentang kelebihan serta potensi nilai investasi dari apartemen tersebut.

2. Tentukan Anggaran dengan Jelas

Menentukan anggaran bukan hanya tentang harga unit, tetapi juga biaya bulanan seperti maintenance, parkir, serta iuran kebersihan.

Selain itu, pertimbangkan biaya tambahan seperti DP, biaya notaris, pajak, hingga cicilan apabila menggunakan KPA.

Dengan perhitungan yang matang, kamu dapat menyesuaikan pembelian dengan kemampuan finansial tanpa membebani pengeluaran harianmu.

3. Periksa Rekam Jejak Developer

Developer yang berpengalaman dan memiliki portofolio proyek yang telah sukses dapat memberikan rasa aman dalam proses pembelian.

Rekam jejak yang baik menunjukkan bahwa developer mampu menyelesaikan proyek tepat waktu dan menyediakan fasilitas sesuai janji.

Ini juga mengurangi risiko unit yang tidak selesai dibangun atau kualitas bangunan yang tidak sesuai ekspektasi.

4. Cek Legalitas dan Dokumen Kepemilikan

Legalitas merupakan aspek yang sangat penting. Pastikan apartemen memiliki dokumen resmi seperti sertifikat, izin pembangunan, serta bukti kepemilikan yang sah.

Memahami status tanah dan jenis sertifikat dapat mencegah masalah hukum di masa depan. Pastikan pula proses transaksi dilakukan secara transparan dan mengikuti aturan yang berlaku.

5. Evaluasi Kondisi Bangunan dan Struktur

Lakukan inspeksi langsung untuk memastikan kondisi bangunan masih baik, tidak ada keretakan, kebocoran, atau masalah listrik serta air.

Perhatikan juga kualitas material yang digunakan pada unit, karena hal ini sangat memengaruhi kenyamanan jangka panjang.

Pemeriksaan detail seperti pencahayaan atau ventilasi turut membantu kamu menilai kualitas unit secara keseluruhan.

6. Pertimbangkan Lokasi dan Aksesibilitas

Lokasi merupakan penentu utama nilai suatu apartemen. Pilih apartemen yang dekat dengan transportasi umum, pusat perbelanjaan, perkantoran, sekolah, atau fasilitas kesehatan.

Akses yang mudah akan mempermudah aktivitas harian serta meningkatkan nilai jual apartemen jika suatu saat ingin dijual kembali.

7. Perhatikan Tata Ruang dan Ukuran Unit

Tata ruang yang efektif akan membuat apartemen terasa lebih luas dan nyaman.

Pilihlah tipe unit yang sesuai dengan jumlah penghuni dan kebutuhan aktivitas sehari-hari.

Pertimbangkan juga apakah unit memerlukan renovasi tambahan, karena hal ini akan menambah biaya setelah pembelian.

8. Teliti Fasilitas yang Disediakan

Fasilitas seperti kolam renang, gym, area hijau, keamanan 24 jam, hingga area parkir merupakan nilai tambah suatu apartemen.

Namun, semakin lengkap fasilitasnya, semakin besar pula biaya pemeliharaan bulanan.

Pastikan fasilitas yang tersedia benar-benar relevan dengan kebutuhanmu agar tidak membayar biaya ekstra yang tidak digunakan.

9. Pertimbangkan Potensi Investasi

Bagi yang membeli apartemen untuk investasi, penting untuk melihat potensi kenaikan harga dan permintaan sewa di lokasi tersebut.

Apartemen yang berada di pusat bisnis atau area berkembang biasanya memiliki nilai investasi tinggi. Analisis sederhana seperti tren pembangunan infrastruktur dapat membantu memprediksi kenaikan value properti.

10. Pilih Skema Pembiayaan yang Tepat

Tentukan apakah ingin membeli secara tunai atau menggunakan KPA sesuai kemampuan keuangan.

Jika menggunakan kredit, perhatikan tenor, suku bunga, serta biaya-biaya yang menyertainya.

Simulasi cicilan yang menjadi langkah penting untuk memastikan pembayaran tetap nyaman tanpa mengganggu kebutuhan lainnya.

11. Gunakan Bantuan Profesional jika Perlu

Jika merasa ragu, menggunakan jasa agen properti atau konsultan profesional bisa menjadi pilihan tepat.

Mereka dapat membantu dalam negosiasi harga, pengecekan dokumen, hingga proses transaksi agar lebih aman.

Konsultasi dengan notaris juga penting untuk memastikan legalitas semua dokumen apartemen yang diberikan.

Laporan: Vania Tri Yuniar/magang

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK