Terpaksa Utang Untuk Kelangsungan Usaha? Simak 10 Tips Ini Agar Tak Jadi Beban
Hefriday | 14 Oktober 2024, 17:24 WIB

AKURAT.CO Seiring dengan pertumbuhan bisnis, kebutuhan operasional perusahaan terus meningkat. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, tidak jarang perusahaan mengajukan pinjaman atau utang kepada bank atau lembaga keuangan.
Meski utang bisa membantu perkembangan usaha, jika tidak dikelola dengan baik, utang justru bisa membawa risiko finansial yang mengancam kelangsungan bisnis. Dalam konteks ini, penting bagi pebisnis atau pengusaha untuk mengelola utang dengan baik agar tetap mendukung pertumbuhan usaha tanpa membebani kondisi keuangan di masa mendatang.
Utang bukanlah sesuatu yang negatif jika dikelola dengan bijak. Dirangkum dari beberapa sumber, Senin (14/10/2024), berikut empat manfaat yang bisa didapatkan perusahaan dengan pengelolaan utang yang tepat.
Dengan membayar utang tepat waktu, perusahaan dapat menjaga skor kredit tetap tinggi. Skor kredit yang baik memudahkan perusahaan untuk mendapatkan pinjaman di masa depan, ketika kebutuhan modal lebih besar muncul.
2. Menghindari Utang Menumpuk
Mengelola utang secara baik mencegah penumpukan utang yang bisa membebani finansial perusahaan. Jika utang terus bertambah, ini bisa menjadi indikator bahwa perusahaan terlalu bergantung pada pinjaman, yang menunjukkan ketidakstabilan finansial.
3. Melatih Keterampilan Mengelola Keuangan
3. Melatih Keterampilan Mengelola Keuangan
Cara perusahaan mengelola utang menunjukkan seberapa baik keterampilan mereka dalam mengelola keuangan. Membayar utang tepat waktu mencerminkan tanggung jawab finansial yang kuat, yang akan sangat bermanfaat dalam menjalankan usaha di masa depan.
4. Mendorong Keinginan Menabung
4. Mendorong Keinginan Menabung
Dengan pengelolaan utang yang baik, perusahaan bisa lebih terdorong untuk menabung. Tabungan ini nantinya dapat digunakan untuk kebutuhan modal di masa depan, sehingga ketergantungan pada pinjaman bisa berkurang.
Agar utang bisa memberikan manfaat maksimal bagi perusahaan, berikut ini adalah beberapa cara efektif untuk mengelolanya, yang diambil dari beberapa sumber:
1. Membuat Perencanaan yang Matang
Agar utang bisa memberikan manfaat maksimal bagi perusahaan, berikut ini adalah beberapa cara efektif untuk mengelolanya, yang diambil dari beberapa sumber:
1. Membuat Perencanaan yang Matang
Sebelum mengajukan pinjaman, rencanakan dengan matang bagaimana dana tersebut akan digunakan. Perencanaan ini juga membantu meyakinkan pemberi pinjaman bahwa perusahaan memiliki rencana yang jelas dalam menggunakan dana pinjaman dan mampu melunasinya tepat waktu.
2. Prioritaskan Kebutuhan
2. Prioritaskan Kebutuhan
Bedakan antara kebutuhan yang bisa dibiayai dengan modal sendiri dan kebutuhan yang membutuhkan pinjaman. Dengan prioritas yang jelas, perusahaan bisa mengajukan pinjaman dengan nominal yang tepat dan sesuai kebutuhan.
3. Bayar Tagihan Tepat Waktu
3. Bayar Tagihan Tepat Waktu
Membayar utang tepat waktu membantu menjaga cash flow perusahaan tetap sehat dan menghindari bunga atau denda yang tidak perlu. Pastikan untuk selalu mencatat tanggal jatuh tempo pembayaran.
4. Pilih Suku Bunga Rendah
4. Pilih Suku Bunga Rendah
Bandingkan suku bunga dari berbagai bank sebelum memutuskan untuk mengambil pinjaman. Pilih pinjaman dengan suku bunga rendah untuk meringankan pembayaran cicilan setiap bulan.
5. Perhatikan Jangka Waktu Pelunasan
5. Perhatikan Jangka Waktu Pelunasan
Sesuaikan jangka waktu pelunasan utang dengan kemampuan finansial perusahaan. Pilih jangka waktu yang memungkinkan perusahaan membayar cicilan secara nyaman, tanpa membebani pengeluaran bulanan.
6. Pisahkan Keuangan Usaha dan Pribadi
6. Pisahkan Keuangan Usaha dan Pribadi
Hindari mencampurkan keuangan pribadi dan bisnis agar pengelolaan keuangan lebih terstruktur. Pemisahan ini juga membantu perusahaan dalam mengukur keuntungan yang sebenarnya.
7. Minimalkan Pengeluaran
7. Minimalkan Pengeluaran
Saat melunasi utang, cobalah untuk meminimalkan pengeluaran yang tidak perlu. Ini bisa berupa pengurangan pembelian barang atau jasa yang tidak mendesak, sehingga dana bisa dialokasikan untuk membayar cicilan utang.
8. Pertimbangkan Risiko
8. Pertimbangkan Risiko
Pikirkan risiko dari setiap keputusan yang diambil, terutama yang berkaitan dengan pinjaman. Antisipasi risiko ini dengan membuat rencana cadangan yang akan membantu perusahaan tetap bertahan dalam situasi sulit.
9. Hindari Gali Lubang Tutup Lubang
9. Hindari Gali Lubang Tutup Lubang
Membayar utang dengan mengambil utang baru bukanlah solusi jangka panjang. Hindari strategi ini karena hanya akan memperbesar jumlah utang, terutama jika suku bunga pinjaman baru lebih tinggi.
10. Cari Sumber Pendapatan Tambahan
10. Cari Sumber Pendapatan Tambahan
Jika memungkinkan, carilah cara untuk menambah pendapatan perusahaan, seperti dengan menawarkan jasa tambahan atau berinovasi dengan produk baru. Dengan begitu, dana tambahan ini bisa digunakan untuk melunasi utang.
Mengelola utang dengan baik sangat penting untuk memastikan bisnis tetap stabil dan berkembang. Dengan menerapkan strategi yang tepat, utang tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan modal, tetapi juga menjadi alat yang berguna untuk mengembangkan perusahaan lebih lanjut.
Mengelola utang dengan baik sangat penting untuk memastikan bisnis tetap stabil dan berkembang. Dengan menerapkan strategi yang tepat, utang tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan modal, tetapi juga menjadi alat yang berguna untuk mengembangkan perusahaan lebih lanjut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










