Akurat

Pembiayaan ACC Capai Rp19 T di Semester I-2024

Yosi Winosa | 9 Juli 2024, 19:02 WIB
Pembiayaan ACC Capai Rp19 T di Semester I-2024

AKURAT.CO PT Astra Sedaya Finance (Astra Credit Companies/ACC), bagian dari Astra Financial, melaporkan pencapaian pembiayaan sebesar Rp19 triliun hingga pertengahan tahun 2024. Pembiayaan ini mencakup 109.000 unit yang telah didanai perusahaan dalam periode tersebut, yang relatif stabil dibandingkan dengan semester pertama tahun 2023.

Menurut CEO ACC, Hendry Christian Wong, pembiayaan mobil baru masih mendominasi total pembiayaan perusahaan pada semester pertama 2024. "Pembiayaan mobil baru mencapai 55 persen, mobil bekas 5 persen, fasilitas dana 20 persen, dan pembiayaan alat berat juga 20 persen," ungkap Hendry saat ditemui setelah acara Media Gathering Astra Financial di Jakarta pada Senin (8/7/2024).

Meskipun mendominasi, Hendry mengakui bahwa pembiayaan mobil baru menghadapi tantangan tersendiri karena penurunan penjualan di industri mobil baru. Data Gabungan Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan bahwa penjualan mobil masih menurun hingga Mei 2024.

Baca Juga: Astra Financial Kembali Dukung GIIAS 2024

Penjualan mobil secara wholesales pada Januari hingga Mei 2024 mencapai 334.969 unit, turun 21% secara tahunan dari 423.771 unit pada periode yang sama tahun lalu. Penjualan ritel juga melambat dengan 361.698 unit, turun 14,4% secara tahunan dari 422.514 unit.

"Industrinya memang mengalami penurunan penjualan empat roda, jadi pembiayaan mobil baru cukup menantang," kata Hendry. 

Untuk menjaga stabilitas pembiayaan, ACC terus menjalin kerja sama dengan industri otomotif, termasuk berpartisipasi dalam pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang akan berlangsung pada 18–28 Juli di ICE BSD City, Tangerang, di mana Astra Financial menjadi sponsor platinum.

Hendry optimis bahwa GIIAS mampu mendorong pembiayaan perusahaan pada kuartal ketiga 2024. Namun, ia juga mencatat bahwa secara musiman pembiayaan cenderung menurun pada kuartal keempat. 

"Kami masih fokus pada GIIAS di kuartal III-2024 dan belum memikirkan program setelahnya. Yang pasti, kami akan terus membuat program untuk mendukung teman-teman otomotif di Toyota dan Daihatsu," jelasnya.

ACC menargetkan pembiayaan di atas Rp36 triliun hingga akhir tahun 2024, meskipun target tersebut lebih konservatif dibandingkan dengan target tahun lalu yang juga mencapai Rp36 triliun, mengingat pasar otomotif yang masih menantang hingga semester pertama 2024.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.