Volume Penjaminan Tembus Rp378 T di 2023, Jamkrindo Jaga Komitmen Berdayakan UMKM

AKURAT.CO PT Jaminan Kredit Indonesia atau Jamkrindo telah mencatatkan tren penjaminan kredit yang terus tumbuh positif selama tiga tahun terakhir.
Hal itu terlihat dari data per tahun 2023, di mana pertumbuhan volume penjaminan kredit Jamkrindo di sektor produktif mengalami peningkatan sekitar 21,13% menjadi Rp378,4 triliun dibandingkan tahun sebelumnya Rp312,4 triliun.
Kepala Divisi Klaim dan Subrogasi Jamkrindo, Ceriandri Widuri mengatakan bahwa tren penjaminan di sektor UMKM di Jamkrindo khususnya di sektor produktif atau Line of Business (LoB) produktif dalam 3 tahun terakhir menunjukkan kecenderungan yang terus tumbuh signifikan.
Baca Juga: Rayakan HUT Ke-53, Jamkrindo Bertekad Tingkatkan Aksesibilitas Finansial UMKM
"Di tahun 2023 kita sudah memberikan penjaminan dengan total volume kredit Rp378 triliun," ucap Ceriandri dalam Webinar Akurat.co bertajuk Pertumbuhan Kredit di Tengah Tantangan Risiko Global, Selasa (25/6/2024), yang didukung BNI dan Jamkrindo.
Dirinci, dari total volume penjaminan Rp378 triliun tersebut, komposisi penjaminan di program (penjaminan KUR dan KMK dalam rangka PEN) mencapai Rp137 triliun. Sementara penjaminan yang non program mencapai Rp241 triliun. "Artinya secara komposisi penjaminan oleh Jamkrindo tak hanya penjaminan program saja namun kontribusi yang non program juga sudah hampir 2 kali lipat dari penjaminan program," imbuhnya.
Hal ini menunjukkan komitmen Jamkrindo untuk terus mendukung pemberdayaan UMKM terutama dalam membantu memberikan UMKM aksesibilitas finansial ke lembaga keuangan baik bank maupun non bank.
Sementara, per April 2024 Jamkrindo telah mencatat total penjaminan kredit sebanyak Rp110,1 triliun, dengan penjaminan KUR sebanyak Rp47,5 triliun dan penjaminan non KUR tercatat Rp62,6 triliun. Adapun, Jamkrindo telah menguasai penjaminan pangsa pasar outstanding kredit pada tahun 2023 sebesar 77,31% pada industri penjaminan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










