Akurat

Ini 6 Sebab Klaim Asuransi Motor Ditolak

Demi Ermansyah | 15 Juni 2024, 12:53 WIB
Ini 6 Sebab Klaim Asuransi Motor Ditolak

AKURAT.CO Menggunakan sepeda motor untuk rutinitas sehari-hari, tentu kamu sudah terbiasa merawat aset yang satu ini. Selain memberikan perawatan pada fisik motor tersebut, memberikan perlindungan asuransi juga menjadi hal yang tak kalah pentingnya.

Layanan yang satu ini akan memberikan perlindungan atas kerusakan dan juga kehilangan motor tersebut di masa yang akan datang. Pada dasarnya, asuransi motor bisa digunakan untuk semua kondisi pembelian, baik yang dilakukan secara tunai maupun secara kredit. 

Namun sangat penting untuk membaca dan memahami seluruh isi polis asuransi tersebut. Klaim asuransi motor adalah proses yang penting bagi para pemilik kendaraan untuk mendapatkan perlindungan atas kerugian yang mungkin terjadi.
 
Baca Juga: Penting! Ini Manfaat Asuransi Kendaraan Saat Mudik Dari OJK

Namun, tidak jarang klaim tersebut ditolak oleh perusahaan asuransi dengan berbagai alasan yang bisa membuat pemilik motor merasa kecewa. Lalu, apa saja faktor-faktor yang bisa menyebabkan klaim asuransi motor kamu ditolak? yuk simak dibawah ini melalui lansiran dari berbagai sumber.

1. Ketidaksesuaian Polis Asuransi
Salah satu alasan utama klaim asuransi motor ditolak adalah ketidaksesuaian antara kerugian yang dialami dengan ketentuan yang tercantum dalam polis asuransi. Polis asuransi mengatur berbagai hal seperti cakupan kerusakan, jenis peristiwa yang dicakup, dan prosedur klaim yang harus diikuti. 
 
Jika kerugian kamu tidak sesuai dengan ketentuan yang tertera dalam polis, misalnya klaim untuk peristiwa yang tidak dicakup, klaim tersebut bisa saja ditolak.

2. Kerusakan yang Tidak Dilaporkan Secara Tepat Waktu
Waktu juga memegang peranan penting dalam proses klaim asuransi. Keterlambatan dalam melaporkan kerusakan atau kehilangan motor kepada perusahaan asuransi bisa menjadi alasan bagi mereka untuk menolak klaim. 
 
Biasanya, polis asuransi memiliki batasan waktu yang harus diikuti untuk melaporkan klaim setelah terjadinya kerugian. Jika kamu melewatkan batas waktu tersebut, klaim kamu mungkin akan ditolak.

3. Kerusakan Akibat Penggunaan Motor yang Tidak Wajar
Penggunaan motor untuk kegiatan yang di luar batas normal dan wajar juga bisa menjadi alasan penolakan klaim. Misalnya, jika motor kamu rusak karena terlibat dalam balapan ilegal atau penggunaan yang melanggar hukum lainnya, perusahaan asuransi berhak untuk menolak klaim kamu. 
 
Polis asuransi umumnya mencakup kerusakan akibat penggunaan sehari-hari yang wajar dan aman, bukan untuk aktivitas yang berisiko tinggi.

4. Kerusakan yang Disebabkan Oleh Perbaikan yang Tidak Sah
Melakukan perbaikan atau modifikasi pada motor kamu bisa menjadi hal yang menyenangkan, tetapi juga memiliki risiko tersendiri. Jika kerusakan yang terjadi disebabkan oleh perbaikan atau modifikasi yang tidak sah atau tidak dilakukan oleh bengkel yang terdaftar, perusahaan asuransi mungkin menolak klaim kamu. 
 
Penting untuk memastikan bahwa semua perbaikan dilakukan dengan benar dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

5. Dokumen yang Tidak Lengkap atau Tidak Akurat
Proses klaim asuransi membutuhkan dokumentasi yang lengkap dan akurat sebagai bukti kerugian yang dialami. Jika dokumen-dokumen yang kamu ajukan tidak lengkap atau tidak akurat, perusahaan asuransi dapat menunda atau bahkan menolak klaim kamu.
 
Pastikan untuk selalu menyimpan dokumen yang diperlukan dengan baik dan memastikan kebenaran informasi yang kamu berikan kepada perusahaan asuransi.

6. Penyebab Kerusakan yang Tidak Jelas atau Tidak Dapat Dibuktikan
Ketika mengajukan klaim, kamu perlu dapat menjelaskan dengan jelas penyebab kerusakan atau kehilangan motor kamu. Jika penyebab kerusakan tidak jelas atau tidak dapat dibuktikan dengan bukti yang memadai, perusahaan asuransi mungkin ragu untuk memproses klaim kamu. 

Oleh karena itu, penting untuk menyediakan bukti yang kuat dan menjelaskan kejadian dengan rinci kepada perusahaan asuransi.

Tips Agar Klaim Diterima

Agar klaim asuransi motor kamu tidak ditolak, ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan hal-hal berikut.

  • Pahami Polis Asuransi. Teliti dan pahami dengan baik ketentuan yang terdapat dalam polis asuransi kamu, termasuk cakupan, batasan waktu klaim, dan prosedur yang harus diikuti.
  • Pertahankan Kendaraan dengan Baik. Lakukan pemeliharaan rutin dan perbaikan di bengkel yang terpercaya untuk memastikan bahwa motor kamu dalam kondisi baik dan aman untuk digunakan.
  • Laporkan Kerusakan Secara Cepat. Segera laporkan klaim kepada perusahaan asuransi setelah terjadi kerugian atau kehilangan. Pastikan untuk mengikuti prosedur yang telah ditetapkan.
  • Hindari Penggunaan yang Berisiko. Gunakan motor kamu sesuai dengan tujuan normal dan hindari aktivitas yang berisiko tinggi yang dapat menyebabkan kerusakan.

Dengan memahami faktor-faktor yang dapat menyebabkan penolakan klaim asuransi motor, kamu dapat mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan untuk memastikan bahwa klaim kamu diproses dengan lancar jika suatu saat kamu membutuhkannya. 

Ingatlah bahwa kesadaran dan pemahaman tentang polis asuransi kamu adalah kunci untuk mendapatkan perlindungan yang optimal atas kendaraan kamu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.