Akurat

Bitcoin Kembali Bangkit, Tokocrypto Optimis Terhadap Iklim Investasi Kripto

Syaiful Bahri | 13 Juni 2024, 13:19 WIB
Bitcoin Kembali Bangkit, Tokocrypto Optimis Terhadap Iklim Investasi Kripto

AKURAT.CO Pergerakan harga Bitcoin kembali mendekati level USD70.000 atau sekitar Rp1,13 miliar (kurs Rp16.242). BTC menyambut baik angka inflasi Amerika Serikat pada bulan Mei 2024 yang lemah, sempat melonjak menjadi USD69.400, naik hampir 4 persen selama sepekan terakhir.

Setelah angka inflasi AS yang turun memunculkan ekspektasi penurunan suku bunga oleh The Fed dalam waktu dekat. Pada pertemuan bulan Juni, The Fed telah memutuskan pertahankan suku bunganya, ini merupakan sebuah langkah yang memberikan pengaruh penting pada harga Bitcoin (BTC).

The Fed memutuskan untuk pertahankan suku bunga antara 5,25 persen hingga 5,50 perse . Hal ini bertentangan dengan proyeksi bahwa The Fed mungkin akan mengikuti jejak bank sentral G7 lainnya yang memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin.

Meski begitu, harapannya adalah pengumuman Federal Reserve akan membantu meningkatkan momentum bullish BTC untuk membantunya menguji ulang level resistensi di USD70.000.

Baca Juga: Gantikan Allegri, Juventus Tunjuk Thiago Motta Sebagai Pelatih Baru dengan Kontrak 3 Tahun

Merespons kondisi tersebut, Chief Marketing Officer (CMO) Tokocrypto, Wan Iqbal, mengatakan, pemulihan Bitcoin merupakan momentum bagi investor untuk mengoptimalkan peluang dengan mulai mempertimbangkan instrumen investasi berisiko tinggi, seperti kripto.

Selain itu, iklim investasi kripto juga mendapat angin segar dari berbagai faktor lain. Adopsi institusional terhadap Bitcoin dan aset kripto lainnya terus meningkat, dengan beberapa perusahaan besar mulai mempertimbangkan kripto sebagai bagian dari portofolio investasi mereka.

Hal ini menunjukkan kepercayaan yang semakin kuat terhadap potensi jangka panjang aset digital.

“Adopsi kripto yang semakin luas dengan munculnya ETF kripto diberbagai negara telah membuka peluang baru bagi investor untuk berinvestasi di kripto dengan cara yang lebih mudah dan aman. Hal ini meningkatkan kredibilitas industri kripto dengan menunjukkan bahwa kripto diterima oleh lembaga keuangan arus utama," kata Iqbal di Jakarta, Kamis (13/6/2024).

Baca Juga: Protes Anggaran Dipangkas

Tokocrypto siap dukung investor

Tokocrypto telah berperan aktif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang aset kripto melalui program edukasi dan literasi finansial.

Upaya ini membantu memperluas basis pengguna aset kripto dan meningkatkan volume transaksi di platform.

“Dengan terus menunjukkan pertumbuhan yang stabil di tengah-tengah tantangan industri aset kripto, Tokocrypto memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam ekosistem kripto Indonesia. Keberhasilan mereka memberikan harapan bagi industri ini, menunjukkan bahwa dengan inovasi, dan edukasi, tantangan dapat diatasi, dan pertumbuhan yang berkelanjutan dapat dicapai dalam industri yang penuh potensi ini," kata Iqbal.

Data terbaru menunjukkan bahwa jumlah pengguna terdaftar di Tokocrypto mencapai lebih dari 4 juta investor. Pengguna Tokocrypto memiliki distribusi usia yang beragam, dengan mayoritas pengguna berusia antara 18-30 tahun (56,7 persen), diikuti oleh usia 31-45 tahun (33,9 persen), dan 46-ke atas tahun (9,4 persen).

Baca Juga: Viral Video Mardiono Enggan Dicap Gagal, Mantan Ketum PPP Sindir Soal Tanggung Jawab

Transaksi Tokocrypto dalam lima bulan terakhir ini juga menunjukkan tren positif. Seiring dengan pasar kripto yang mulai tumbuh kembali, Tokocrypto mencatatkan pertumbuhan dengan rata-rata daily trading volume mencapai lebih dari kurang lebih USD20 juta hingga USD30 juta per hari.

Tokocrypto terus meningkatkan kinerjanya dengan target transaksi volume trading pada tahun 2024 sebesar USD12 triliun dan jumlah pengguna 6 juta.

Meningkatnya nilai transaksi juga beriringan dengan penyetoran pajak kripto kepada negara. Tokocrypto mendapatkan penghargaan sebagai salah satu wajib pajak dengan kontribusi terbesar di Indonesia.

Hal ini menunjukkan keseriusannya dalam mendorong kontribusi sektor aset kripto terhadap pajak, sebagai sumber penerimaan negara yang berperan penting untuk pembangunan.

Baca Juga: Cegah Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa, KPK: E-Katalog Harus Diawasi Bersama

“Tokocrypto tetap stabil dalam dinamika industri aset kripto global. Operasional dan transaksi kami masih berjalan normal, dan kami melihat tren kenaikan yang menunjukkan kepercayaan pelanggan kami yang tetap kuat terhadap Tokocrypto," tambah Iqbal.

Fitur baru dan kolaborasi

Pengembangan dari sisi fitur dan produk terus dilakukan. Sejauh ini Tokocrypto telah melakukan independen listing yang meningkatkan trading volume hingga 40 persen, di antara Velo (VELO), Creo Engine (CREO) dan Kommunitas (KOM).

Selain itu, Tokocrypto juga telah meluncurkan berbagai inisiatif untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Mereka memperkenalkan fitur-fitur baru seperti Pembelian Berkala (DCA), di mana pengguna dapat melakukan auto investasi.

Pada bulan Juli 2024, Tokocrypto akan memperkenalkan fitur terbaru yang memungkinkan pengguna memperoleh passive income dari aset kripto yang mereka simpan. Fitur ini menawarkan beragam jenis kripto dengan suku bunga yang tinggi.

Selanjutnya, pada bulan Agustus, Tokocrypto akan meluncurkan produk terbaru yang dikembangkan melalui kolaborasi dengan salah satu bank besar di Indonesia untuk meningkatkan adopsi penggunaan aset kripto secara lebih luas.

Baca Juga: Gerindra Akui Banyak Kadernya Ogah Maju Pilkada, Pilih Bertahan di Legislatif

Di sisi lain, Tokocrypto juga aktif berpartisipasi dalam berbagai kolaborasi dan kemitraan strategis dengan industri perbankan, e-commerce, lifestyle dan startup lainnya.

Kolaborasi dengan blu by BCA Digital, BRI, Bank Neo Commerce dan Bank Pertama untuk memperluas adopsi kripto melalui institusi keuangan tradisional dan perusahaan teknologi lainnya memperkuat ekosistem mereka dan menawarkan lebih banyak pilihan serta layanan bagi pengguna.

Inisiatif ini mencakup integrasi dengan dompet digital populer dan platform e-commerce, memudahkan pengguna untuk melakukan transaksi perdagangan aset kripto.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.