5 Negara Dengan Miliarder Terbanyak

AKURAT.CO Uang membuat dunia berputar, dan pada tahun 2024, jumlah uang di seluruh dunia diperkirakan akan lebih banyak dibandingkan sebelumnya. Saat ini terdapat rekor 2.781 orang dalam daftar Miliarder Dunia versi Forbes, yang total kekayaannya mencapai USD14,2 triliun.
Para miliarder tersebut berasal dari 78 negara. Hal tersebut mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya yang hanya 77 negara pada tahun 2023.
Amerika Serikat semakin memperbesar keunggulannya atas China, sementara India mencapai rekor titik tertinggi baru. Inilah negara-negara yang menjadi tempat tinggal bagi orang-orang terkaya di dunia.
Berikut 5 negara yang menjadi tempat tinggal para miliarder terbanyak di dunia berdasarkan Forbes.
Baca Juga: Vladimir Putin Salip Miliarder Elon Musk dan Jeff Besoz, Segini Total Kekayaannya
1. Amerika Serikat
Amerika Serikat tetap menjadi negara dengan jumlah miliarder terbanyak di dunia, dengan total 813 orang yang secara kolektif memiliki kekayaan sebesar USD5,7 triliun. Di antara miliarder baru, terdapat Taylor Swift, legenda NBA Magic Johnson, dan CEO OpenAI Sam Altman, yang termasuk dalam 97 miliarder baru yang bergabung.
Dari 20 orang terkaya di dunia, 14 di antaranya berasal dari AS, dan 8 orang di antaranya termasuk dalam 10 besar. Elon Musk menjadi orang terkaya di Amerika Serikat dengan kekayaan total mencapai USD195 miliar. Sementara itu, orang terkaya di dunia adalah Bernard Arnault dari Prancis, CEO raksasa barang mewah LVMH, yang kekayaannya diperkirakan USD233 miliar.
2. China
China berada di posisi kedua dalam jumlah miliarder terbanyak di dunia, dengan total 406 miliarder yang jumlahnya menurun dari 496 orang pada tahun lalu. Total kekayaan yang dimiliki USD1,3 triliun.
Penyebab kemerosotan besar-besaran kekayaan China terjadi di bidang properti, bersamaan dengan terpuruknya pasar saham yang menghabiskan miliaran dolar bagi kelompok ultra-kaya di China selama tiga tahun terakhir. Orang terkaya di China adalah Zhong Shanshan, dengan kekayaan sebesar USD62,3 miliar.
3. India
India berada di peringkat ketiga dalam jumlah miliarder terbanyak di dunia. Negara dengan jumlah penduduk terpadat di dunia ini mencatat rekor 200 miliarder, yang jumlahnya meningkat dari 169 pada tahun sebelumnya. India juga memiliki 25 miliarder baru tahun ini. Total kekayaan yang dimiliki oleh para miliarder India mencapai USD954 miliar, melonjak lebih dari 40% dari USD675 miliar tahun lalu.
India juga memiliki dua miliarder yang masuk dalam 20 teratas orang terkaya di dunia yakni, Mukesh Ambani, ketua konglomerat Reliance Industries, berada di peringkat ke-9, dan Gautam Adani, ketua konglomerat Adani Group yang berbasis di Ahmedabad, berada di peringkat ke-17.
4. Jerman
Jerman memiliki jumlah miliarder tertinggi keempat, yaitu 132 orang, naik dari 126 orang pada tahun lalu. Secara keseluruhan, masyarakat Jerman memiliki total kekayaan bersih USD644 miliar. Orang terkaya di Jerman adalah Klaus-Michael Kühne dengan kekayaan sebesar USD39,2 miliar.
Jerman juga memiliki miliarder pendatang baru yaitu Martin Klenk, Bastian Nominacher dan Alexander Rinke, tiga pendiri perusahaan unicorn pemrosesan data Celonis yang berbasis di Munich.
5. Rusia
Yang berada di urutan lima besar adalah Rusia, negara yang terus menikmati peningkatan kekayaan meskipun berperang dengan Ukraina. Jumlah total miliarder Rusia meningkat menjadi 120 orang pada tahun ini, 15 lebih banyak dibandingkan tahun lalu dan 37 lebih banyak dibandingkan tahun 2022.
Total kekayaan mereka secara keseluruhan mencapai USD537 miliar, meningkat sebesar USD217 miliar dari tahun 2022, ketika Rusia menginvasi Ukraina, sehingga memicu sanksi dari AS. Inggris dan Uni Eropa, antara lain. Orang paling kaya di Rusia yaitu Vagit Alekperov, dengan kekayaan USD28,6 miliar.
Itu dia beberapa negara yang warganya memiliki banyak miliarder. Menjadi seorang miliarder dengan kekayaan melimpah tentu bukan hal mudah. Sebab perlu proses di dalamnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










