Akurat

Cari Dana USD11,2 M, Aramco IPO di Pasar Sekunder

Demi Ermansyah | 10 Juni 2024, 14:40 WIB
Cari Dana USD11,2 M, Aramco IPO di Pasar Sekunder

AKURAT.CO Saudi Aramco beberapa waktu lalu berhasil melakukan penawaran saham sekunder, dimana diperkirakan mengumpulkan dana hingga USD11,2 miliar atau sekitar Rp 182,30 triliun.

Penawaran saham sekunder tersebut tampaknya cukup berbeda dengan penawaran saham perdana pada 2019 lalu yang memprioritaskan investor lokal. Kali ini, sekitar 60% saham dari total penjualan dialokasikan untuk investor asing.

Melalui lansiran Bloomberg, Aramco mengkonfirmasi bahwa mayoritas sahamnya dialokasikan ke investor institusi internasional, yang kini memiliki sekitar 0,73% saham perusahaan. Oleh sebab itu, penawaran tersebut pun pada akhirnya menarik permintaan besar dari AS dan Eropa, serta dukungan dari pengelola dana di Inggris, Hong Kong, dan Jepang, dengan pesanan mencapai lebih dari USD65 miliar.

Baca Juga: Elon Musk: Nilai Tesla Bisa Lebih dari Gabungan Apple dan Saudi Aramco

Penawaran ini menarik sekitar 450 pengelola dana, dengan lebih dari 125 di antaranya adalah investor internasional. Partisipasi asing yang besar dipicu oleh serangkaian kunjungan eksekutif Aramco ke London dan Amerika Serikat untuk meningkatkan permintaan.

Meskipun begitu, Kerajaan Arab Saudi tetap memiliki sekitar 82% saham Aramco, sementara Public Investment Fund memegang 16% saham lainnya. Seperti yang diketahui, sebelumnya pada IPO 2019, minat investor internasional cukup rendah dengan hanya sekitar 23% dari penawaran yang dialokasikan untuk mereka.

Namun, kini investor asing tertarik pada saham Aramco karena perusahaan menawarkan dividen yang sangat besar, salah satu yang terbesar di dunia, dengan potensi pembayaran dividen tahunan sekitar USD124 miliar dan yield setara 6,6%.

Saham sekunder Aramco ditawarkan di kisaran SAR26,70-SAR29, dengan harga akhir penawaran ditetapkan pada SAR27,25. Setelah kesuksesan penawaran saham sekunder ini, harga saham Aramco naik 2,3% pada perdagangan Minggu lalu, mencapai level SAR28,95 per sahamnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.