IHSG Hari Ini Ditaksir Melemah Terbatas ke 7.050 -7.160

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Kamis, 18 April 2024 ditaksir bakal mengalami penurunan yang terbatas, dipengaruhi oleh sentimen positif dari dalam negeri dan luar negeri.
Saat perdagangan dimulai, IHSG menguat sebesar 42,33 poin atau 0,59%, mencapai level 7.207,14. Sementara itu, Indeks LQ45 juga mengalami kenaikan sebesar 9,13 poin atau 0,98%, mencapai 944,47.
Menurut ahli keuangan dari Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih, IHSG diperkirakan akan melemah dalam kisaran 7.050 hingga 7.160.
Di dalam negeri, IHSG mengalami koreksi selama dua hari berturut-turut karena aksi ambil untung dari pelaku pasar seiring dengan pelemahan nilai tukar rupiah. Rupiah Jisdor berada di level Rp16.240 per dolar AS atau mengalami depresiasi sebesar 4,96% year to date (ytd).
"IHSG hari ini diprediksi melemah terbatas dalam range 7.050 sampai 7.160," ujar Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih, dikutip Kamis (18/4/2024).
Baca Juga: Sepekan, IHSG Turun Tipis 0,03 Persen ke 7.286,882
Sementara itu, Bank Indonesia (BI) melaporkan pertumbuhan penjualan ritel secara tahunan pada Februari 2024 sebesar 6,4% year on year (yoy), yang meningkat dari 1,1% (yoy) pada bulan sebelumnya.
Hal ini dipengaruhi oleh momentum pemilihan umum dan menjelang bulan Ramadhan, dengan komponen makanan, bahan bakar, dan suku cadang otomotif mengalami peningkatan.
Dari luar negeri, tingkat inflasi tahunan di Inggris pada Maret 2024 tercatat sebesar 3,2% (yoy), sedikit lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 3,4% (yoy), menjadi yang terendah sejak September 2021.
Sementara itu, inflasi di Kawasan Eropa pada Maret 2024 mencapai 2,4% (yoy), mencatat level terendah dalam 28 bulan terakhir, turun dari posisi tertinggi pada Oktober 2022 sebesar 10,6% (yoy).
Di AS, bursa saham ditutup turun pada perdagangan Rabu karena terbebani saham-saham Nvidia dan teknologi lainnya. Indeks S&P 500 turun 0,58%, Nasdaq Composite melemah 1,15%, dan Dow Jones dibuka lebih rendah sebesar 0,12%.
Pagi ini, bursa saham regional Asia menunjukkan beragam performa, dengan indeks Nikkei di Jepang menguat 0,09%, indeks Shanghai di China naik 0,84%, indeks Hang Seng di Hong Kong naik 0,25%, dan indeks Straits Times di Singapura menguat 0,95%.
Senada, CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya Wijaya menaksir IHSG bakal bergerak di kisaran 7.123-7.272.
Menurutnya, pola kenaikan IHSG yang terjadi pasca tekanan signifikan pada awal pembukaan pasar setelah libur panjang, masih bersifat teknikal rebound dan IHSG berpotensi akan melewati rentang sideways jangka pendek.
"Momentum koreksi masih dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian mengingat data perekonomian terlansir masih menunjukkan kondisi stabil," ujarnya.
Ia merekomendasi sejumlah menu saham hari ini, termasuk TLKM, BBCA, ASII, UNVR, TBIG, BINA, BBRI, PWON dan ASRI.
Sebelumnya HSG harus kembali ditutup melemah di akhir hari Rabu, di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi dan geopolitik di US dan Timur Tengah.
IHSG ditutup turun 0,5% ke level 7.130,8 dengan volume perdagangan tercatat sebesar Rp10,8 triliun di luar transaksi negosiasi dimana saham-saham berkapitalisasi besar mendominasi volume perdagangan.
JII pun searah dengan IHSG dan ditutup turun 2,0% ke level 520,0.
Di pasar obligasi ,masih bergerak melemah Rabu kemarin dimana FR100 (2034) sempat terdengar diperdagangkan pada level imbal hasil 6,99% sementara FR101 (2029) sempat terdengar diperdagangkan pada level imbal hasil 6,95%.
Nilai tukar Rupiah masih terdepresiasi terhadap USD dan bergerak pada kisaran level Rp 16.220-16.260 per dolar AS dan indeks obligasi IBPA ditutup turun 0,5% ke level 368,2.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










