Akurat

Sepekan, IHSG Turun Tipis 0,03 Persen ke 7.286,882

M. Rahman | 6 April 2024, 06:56 WIB
Sepekan, IHSG Turun Tipis 0,03 Persen ke 7.286,882

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,03% selama sepekan (1-5 April 2024) ke level 7.286,882 dari 7.288,813 pada penutupan pekan yang lalu.

Pergerakan investor asing di penghujung pekan mencatatkan nilai jual bersih (capital outflow) sebesar Rp3,76 triliun dan sepanjang tahun 2024 investor asing mencatatkan nilai beli bersih (capital inflow) sebesar Rp16,63 triliun.

Sekretaris BEI, Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan selama sepekan, kenaikan tertinggi pekan ini terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian sebesar 10,11%, yaitu menjadi Rp12,41 triliun dari Rp11,27 triliun pada penutupan pekan yang lalu.

"Rata-rata volume transaksi harian selama sepekan juga mengalami kenaikan sebesar 6,16 persen menjadi 15,75 miliar lembar saham dari 14,83 miliar lembar saham dari penutupan pekan lalu," ujarnya dikutip Sabtu (6/4/2024).

Baca Juga: IHSG Naik 0,3 Persen ke 7.350,152 dalam Sepekan

Kapitalisasi pasar bursa selama sepekan turut mengalami peningkatan, yaitu sebesar 1,67% menjadi Rp11.887 triliun dari Rp11.692 triliun pada penutupan pekan lalu. Sedangkan rata-rata frekuensi transaksi selama sepekan turun 1,28% menjadi 1,006 ribu kali transaksi dari 1,020 ribu kali transaksi pada pekan lalu.

Selama sepekan, terdapat pencatatan 1 saham, 4 obligasi, dan 1 sukuk di PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada Senin (1/4/2024), PT Dunia Virtual Online Tbk (AREA) secara resmi mulai mencatatkan sahamnya secara perdana di Papan Pengembangan BEI dan menjadi perusahaan ke-20 yang tercatat di BEI pada tahun 2024. AREA bergerak dalam jasa penyewaan rack colocationsecured cagedata hallteleport facility, dan office space.

Pada hari yang sama, Obligasi Berkelanjutan I, Obligasi USD Berkelanjutan I, dan Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I OKI Pulp & Paper Mills Tahap III Tahun 2024 mulai dicatatkan di BEI. Hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) dan PT Kredit Rating Indonesia (KRI) untuk ketiga obligasi tersebut adalah idA+ (Single A Plus) dan irAA- (Double A Minus). PT Bank KB Bukopin Tbk bertindak sebagai wali amanat dari pencatatan obligasi tersebut.

Kemudian pada Jumat (5/4/2024), Obligasi Berkelanjutan IV dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Indah Kiat Pulp & Paper Tahap IV Tahun 2024 yang diterbitkan oleh PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk mulai tercatat di BEI. Hasil pemeringkatan dari PEFINDO atas obligasi dan sukuk ini adalah idA+ (Single A Plus) dan idA+(sy) (Single A Plus Syariah) dengan wali amanat adalah PT Bank KB Bukopin Tbk.

Selain itu, Obligasi USD Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp & Paper Tahap III Tahun 2024 yang diterbitkan oleh PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk turut dicatatkan di BEI pada hari yang sama. Hasil pemeringkatan dari PEFINDO dan KRI atas Obligasi tersebut adalah idA+ (Single A Plus) dan irAA (Double A) dengan Wali Amanat adalah PT Bank KB Bukopin Tbk.

Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2024 adalah 30 emisi dari 22 emiten senilai Rp32,86 triliun. Dengan seluruh pencatatan tersebut, maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 560 emisi outstanding sebesar Rp475,08 triliun dan USD46,1485 juta, yang diterbitkan oleh 129 emiten.

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 186 seri dengan nilai nominal Rp5.915 triliun dan USD502,10 juta. Selain itu, di BEI telah tercatat sebanyak 10 emisi EBA dengan nilai Rp3,19 triliun.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa