Akurat

Pegawai BUMN vs PNS, Enakan Mana?

M. Rahman | 26 Maret 2024, 12:54 WIB
Pegawai BUMN vs PNS, Enakan Mana?

AKURAT.CO Pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) menjadi salah satu pekerjaan favorit bagi banyak orang di Indonesia.

Meskipun keduanya bekerja untuk entitas yang berbeda, keduanya memiliki perbedaan signifikan dalam hal status kepegawaian, gaji dan tunjangan, jam kerja, pensiun, peluang karir, dan stabilitas pekerjaan. 

Dilansir dari berbagai sumber, Selasa, 26 Maret 2024, berikut perbandingan antara PNS dan karyawan BUMN, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Baca Juga: Anggaran Sudah Disiapkan, Sri Mulyani Kasih Bocoran Pencairan THR PNS

Status Kepegawaian

Pegawai Negeri Sipil, berstatus sebagai aparatur negara dengan hak dan kewajiban yang diatur oleh undang-undang. Sedangkan karyawan BUMN merupakan Pegawai perusahaan milik negara, berstatus sebagai karyawan dengan hak dan kewajiban yang diatur oleh kontrak kerja dan peraturan perusahaan.

Gaji dan Tunjangan

Gaji dan tunjangan PNS diatur oleh pemerintah, dengan sistem pangkat dan golongan. Sedangkan karyawan BUMN, gaji dan tunjangan mengikuti standar perusahaan, umumnya lebih tinggi dari PNS, namun dengan sistem meritokrasi.

Jam Kerja

PNS memiliki Jam kerja umumnya lebih teratur, dengan 5 hari kerja dan 2 hari libur. Karyawan BUMN memiliki jam kerja bisa lebih fleksibel, tergantung pada jenis pekerjaan dan perusahaan. Bahkan Menteri BUMN Erick Tohir baru-baru ini mewacanakan jam kerja 4 hari dalam sepekan.

Sistem Pensiun

PNS akan mendapatkan pensiun dari negara, dengan besaran yang dihitung berdasarkan gaji dan masa kerja.  Sedangkan karyawan BUMN akan mendapatkan pensiun dari program pensiun perusahaan, dengan besaran yang dihitung berdasarkan gaji dan masa kerja.

Peluang Karier

Peluang karier PNS mengikuti struktur birokrasi, dengan pangkat dan jabatan yang jelas. Sedangkan karyawan BUMN memiliki peluang karir mengikuti struktur organisasi perusahaan, dengan jenjang jabatan yang beragam.

Stabilitas

PNS memiliki pekerjaan yang lebih stabil dengan jaminan pensiun dari negara. Sedangkan karyawan BUMN memiliki stabilitas kerja tergantung pada kinerja perusahaan, kemungkinan besar PHK jika perusahaan mengalami kesulitan.

Baik PNS maupun karyawan BUMN memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Pilihan yang lebih baik tergantung pada preferensi pribadi, seperti stabilitas kerja, gaji dan tunjangan, serta peluang karir. 

Di satu sisi PNS menawarkan stabilitas kerja yang tinggi dan pensiun yang dijamin negara, di sisi lain karyawan BUMN menawarkan gaji, bonus dan tunjangan kerja yang lebih tinggi dan peluang karier yang lebih fleksibel. 

Oleh karena itu, pemilihan antara menjadi PNS atau karyawan BUMN harus dipertimbangkan secara cermat sesuai dengan kebutuhan dan keinginan individu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa