Akurat

Perkuat Inklusi Keuangan, Bos BRI Klaim Gelontorkan Fee Rp3 Triliun ke Agen BRILink

Yosi Winosa | 7 Maret 2024, 15:29 WIB
Perkuat Inklusi Keuangan, Bos BRI Klaim Gelontorkan Fee Rp3 Triliun ke Agen BRILink

AKURAT.CO PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI telah menggelontorkan tak kurang dari Rp3 triliun untuk membayar fee agen BRILink.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Sunarso di sela acara BRI Microfinance Outlook 2024 bertajuk Penguatan Strategi Keuangan Inklusif: Peran Keuangan Mikro dalam Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan dan Inklusif di Menara BRILiaN, Jakarta Selatan, Kamis (7/3/2024).

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian tahunan BRI yang bertujuan untuk membahas langkah-langkah dalam meningkatkan kontribusi UMKM terhadap perekonomian dan turut mengundang pembicara yang ahli di bidangnya, termasuk dari regulator dan peneliti, untuk membahas strategi-strategi yang efektif. 

Baca Juga: Menkeu: Ketegangan Geopolitik Tekan Minat Investasi

"Fee warung-warung tidak kurang dari Rp 3 triliun. Masyarakat antusias jadi agen BRILink. Kalau di daerah, bilangnya ATM mini," ujar Sunarso dipantau dari Youtube Bank BRI, Kamis (7/3/2024).

Sunarso berharap BRI Microfinance Outlook 2024 dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam mengarahkan kebijakan di masa depan.

Sebagaimana diketahui, BRI sebagai bank milik negara terus menegaskan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan terencana UMKM, khususnya melalui Program Mitra Ultra Mikro (UMi) yang dilayani oleh AgenBRILink.

Peran AgenBRILink telah terbukti memberikan kemudahan bagi masyarakat dengan memungkinkan mereka untuk melakukan transaksi tanpa harus pergi ke kantor cabang atau ATM, sehingga menciptakan nilai ekonomi dan sosial secara simultan.

Keterlibatan AgenBRILink adalah bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan kemampuan pemberdayaan, yang merupakan salah satu aspirasi besar mereka untuk menjadi Pionir dalam Inklusi Keuangan pada tahun 2025. Inklusi keuangan yang berkualitas sangat penting karena berkaitan langsung dengan kemakmuran.

AgenBRILink, sebagai jaringan agen cerdas yang dimiliki oleh BRI, mampu menyesuaikan diri dengan karakteristik nasabah di tingkat ekonomi dasar. Sampai saat ini, masih banyak nasabah yang lebih memilih bertransaksi perbankan melalui agen, dan hal ini menunjukkan relevansi yang terus meningkat dari model layanan ini.

Tambahan informasi, acara ini dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Turut hadir pula beberapa tokoh ekonomi dunia seperti Managing Director of The KIT Knowledge Unit Mayada El-Zoghibi, ADB Country Director for Indonesia Jiro Tominaga, serta Research Affiliate at Harvard University Beatriz Armendariz.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.