Akurat

Pengamat Ingatkan Investasi Asing Langsung RI Bisa Tergerus Di Tahun Politik

M. Rahman | 10 November 2023, 15:25 WIB
Pengamat Ingatkan Investasi Asing Langsung RI Bisa Tergerus Di Tahun Politik

AKURAT.CO Investasi asing langsung atau FDI berpotensi susut di tahun politik 2024 mendatang dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi atau Produk Domestik Bruto (PDB) RI.

Senior Analyst and Market Strategist for Indonesia, DBS Group Research Maynard Arif mengatakan berdasarkan tren perekonomian pada beberapa pemilu sebelumnya dan proyeksi kondisi pasar di tahun yang akan datang, pergantian kepemerintahan cenderung memberikan efek kontraksi ke investasi.

"Pergantian pemerintahan serta program dan kebijakannya memiliki potensi untuk memengaruhi situasi pasar secara signifikan. Hal ini menyebabkan investor lebih berhati-hati dalam melakukan investasi asing langsung (FDI) sehingga memiliki implikasi terhadap pertumbuhan," kata Maynard dikutip Jumat (10/11/2023).

Baca Juga: Bank Dunia Taksir FDI Indonesia Sentuh 1,4 Persen PDB Di 2025

Sebelumnya Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menargetkan tahun 2024 investasi asing langsung mencapai Rp1.650 triliun.

Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Nurul Ichwan menyampaikan, bahwa tren investasi tetap tumbuh meski Indonesia memasuki tahun politik. Dia pun mengatakan, tidak ada korelasi yang positif antara tahun politik dengan realisasi investasi di Indonesia.

Dijabarkan, BKPM mencatat realisasi investasi Indonesia sepanjang semester I-2023 adalah Rp678,7 triliun atau 48,5 persen dari target 2023 sebesar Rp1.400 triliun. Angka tersebut tumbuh 16,1 persen dibandingkan capaian pada periode sebelumnya. Dengan angka yang hampir mencapai 50 persen tersebut, Nurul optimis target investasi sebesar Rp1.400 triliun bisa tercapai tahun ini. 

"Mereka (investor) tahu berdasarkan pengalaman kita dari sejak era reformasi, tidak pernah terjadi sekalipun terjadi kekacauan politik pada saat kita melakukan pemilu. Jadi mereka tahu tahun politik tidak menjadi hal yang destruktif untuk masa depan perekonomian kita," kata Nurul.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa