Pengamat Ingatkan Investasi Asing Langsung RI Bisa Tergerus Di Tahun Politik

AKURAT.CO Investasi asing langsung atau FDI berpotensi susut di tahun politik 2024 mendatang dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi atau Produk Domestik Bruto (PDB) RI.
Senior Analyst and Market Strategist for Indonesia, DBS Group Research Maynard Arif mengatakan berdasarkan tren perekonomian pada beberapa pemilu sebelumnya dan proyeksi kondisi pasar di tahun yang akan datang, pergantian kepemerintahan cenderung memberikan efek kontraksi ke investasi.
"Pergantian pemerintahan serta program dan kebijakannya memiliki potensi untuk memengaruhi situasi pasar secara signifikan. Hal ini menyebabkan investor lebih berhati-hati dalam melakukan investasi asing langsung (FDI) sehingga memiliki implikasi terhadap pertumbuhan," kata Maynard dikutip Jumat (10/11/2023).
Baca Juga: Bank Dunia Taksir FDI Indonesia Sentuh 1,4 Persen PDB Di 2025
Sebelumnya Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menargetkan tahun 2024 investasi asing langsung mencapai Rp1.650 triliun.
Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Nurul Ichwan menyampaikan, bahwa tren investasi tetap tumbuh meski Indonesia memasuki tahun politik. Dia pun mengatakan, tidak ada korelasi yang positif antara tahun politik dengan realisasi investasi di Indonesia.
Dijabarkan, BKPM mencatat realisasi investasi Indonesia sepanjang semester I-2023 adalah Rp678,7 triliun atau 48,5 persen dari target 2023 sebesar Rp1.400 triliun. Angka tersebut tumbuh 16,1 persen dibandingkan capaian pada periode sebelumnya. Dengan angka yang hampir mencapai 50 persen tersebut, Nurul optimis target investasi sebesar Rp1.400 triliun bisa tercapai tahun ini.
"Mereka (investor) tahu berdasarkan pengalaman kita dari sejak era reformasi, tidak pernah terjadi sekalipun terjadi kekacauan politik pada saat kita melakukan pemilu. Jadi mereka tahu tahun politik tidak menjadi hal yang destruktif untuk masa depan perekonomian kita," kata Nurul.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi








