3 Tips Bijak Berhutang! Hindari Gali Lubang Tutup Lubang

AKURAT.CO Pendapat umum tentang utang sebagai momok yang menakutkan masih sering muncul di kalangan banyak orang. Namun, sejatinya, pandangan ini tidak sepenuhnya akurat. Mengambil pinjaman untuk keperluan tertentu sebenarnya bisa menjadi solusi finansial yang efisien, asalkan Anda memiliki kemampuan untuk melunasinya.
Oleh karena itu, Anda tidak perlu ragu untuk mempertimbangkan berutang ketika Anda perlu mengalokasikan dana untuk tujuan produktif, seperti peningkatan modal usaha.
Terdapat beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan sebelum Anda memutuskan untuk berutang, guna menjaga agar situasi keuangan Anda tetap terkendali.
Dengan mematuhi nasihat dari para ahli keuangan, Anda dapat membuat keputusan yang lebih cerdas dalam mengelola keuangan pribadi Anda dan memanfaatkan utang secara lebih efisien.
-
Survei penawaran
Hal pertama yang mesti kamu lakukan sebelum berutang adalah melakukan survei penawaran terbaik. Kini, banyak sekali lembaga yang menawarkan Kredit Tanpa Agunan (KTA) serta jenis fasilitas pinjaman lainnya.
Kamu harus melakukan survei secara cermat agar dapat menemukan fasilitas pinjaman terbaik sesuai kebutuhan. Usahakan memperoleh pinjaman dengan bunga rendah dan tenor yang bebas ditentukan sesuai kemampuan finansial. Sehingga kamu tak akan merasa terbebani ketika harus melunasi cicilan utang setiap bulan.
2. Batasi jumlah pinjaman
Salah satu kesalahan yang kerap dilakukan banyak orang ketika berhutang adalah meminjam uang terlalu banyak. Sebaiknya kamu membatasi jumlah pinjaman sesuai kebutuhan. Jangan sampai kamu malah kesulitan melunasi utang karena jumlah pinjaman terlalu besar.
Idealnya, cicilan utang per bulan tidak boleh melebihi 30 persen dari pendapatan. Bahkan, persentase tersebut harus lebih kecil lagi bila kamu masih memiliki kewajiban cicilan lain, misalnya cicilan rumah atau kendaraan bermotor.
3. Buat rencana tertulis untuk selesaikan hutang
Proses pelunasan utang dapat berjalan dengan lancar apabila kamu mengambil inisiatif untuk menyusun rencana tertulis dalam melunasi utang tersebut.
Oleh karena itu, alokasilah waktu untuk membandingkan kondisi keuanganmu dengan besarnya cicilan utang yang akan harus dibayarkan. Pastikan agar kamu tidak menghadapi kesulitan keuangan pribadi akibat cicilan utang yang terlalu besar.
Saat merencanakan pembayaran cicilan utang, penting juga untuk mempertimbangkan kemungkinan kebutuhan tak terduga yang bisa mendesak. Selain itu, kamu perlu tetap menjaga dana darurat agar dapat memenuhi keperluan yang muncul secara tiba-tiba tanpa harus terlilit utang. (Ridho Hatmanto)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









