Akurat

Dorong Gen Z Punya Rumah, BCA Targetkan KPR Tumbuh 7 Persen di 2026

Esha Tri Wahyuni | 10 Februari 2026, 10:35 WIB
Dorong Gen Z Punya Rumah, BCA Targetkan KPR Tumbuh 7 Persen di 2026

AKURAT.CO PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menatap optimistis kinerja Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada 2026 dengan target pertumbuhan di kisaran 6% hingga 7%.

Optimisme tersebut ditopang strategi digitalisasi layanan KPR, inovasi produk bunga, serta dukungan insentif pemerintah yang dinilai masih efektif menjaga permintaan properti.

SVP Consumer Credit Division BCA, Melani Megawati mengatakan, perseroan kini menempatkan kualitas layanan dan kemudahan akses sebagai fondasi utama dalam mendorong penyaluran KPR, terutama bagi segmen nasabah muda.

Baca Juga: BCA Expoversary 2026 Hadir dengan Promo Besar-besaran: KPR Mulai 1,69 Persen, Diskon KKB & KSM, hingga Gadget Murah

“Kami fokus memberikan pengalaman yang mudah, cepat, dan terintegrasi bagi nasabah KPR. Salah satunya melalui situs rumahsaya.bca.co.id yang menjadi layanan one-stop shopping bagi calon pembeli rumah,” ujar Melani dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Melalui platform tersebut, nasabah dapat menelusuri daftar properti dari developer dan agen mitra BCA, melakukan simulasi kredit, hingga mengajukan KPR secara langsung.

Menurut Melani, digitalisasi ini memangkas proses administratif yang selama ini menjadi hambatan utama generasi muda untuk memiliki rumah.

Tidak hanya pada tahap pengajuan, BCA juga memperkuat layanan purna jual KPR. Nasabah kini dapat memantau sisa angsuran melalui aplikasi myBCA serta mengakses layanan after sales service lewat haloBCA.

“Kalau nasabah punya pertanyaan soal bunga, angsuran, atau hal lain terkait KPR, mereka tidak perlu bingung lagi. Semua bisa diakses langsung lewat aplikasi,” jelasnya.

Baca Juga: 4 Tips Membeli Kendaraan Impian di BCA Expoversary 2026, Manfaatkan Promo Kredit dengan Bijak

Dari sisi produk, BCA mengandalkan skema bunga fixed berjenjang yang dirancang lebih adaptif terhadap kondisi keuangan nasabah, khususnya Gen Z yang berada di fase awal karier. Skema ini memungkinkan bunga rendah di awal tenor, lalu menyesuaikan secara bertahap.

“Misalnya, bunga fixed untuk tiga tahun pertama, lalu berbeda untuk tiga tahun berikutnya, dan seterusnya. Di awal cicilan lebih ringan, dengan asumsi penghasilan Gen Z akan meningkat seiring waktu,” kata Melani.

Dirinya menambahkan, pola tersebut terbukti menjadi daya tarik utama bagi nasabah muda karena memberi ruang penyesuaian antara kewajiban cicilan dan kapasitas finansial.

“Karena itu, program ini sangat populer di Gen Z,” imbuhnya.

Untuk menjaga momentum, BCA juga aktif menggelar program promosi guna mendukung daya beli masyarakat. Dalam BCA Expoversary 2026, perseroan menawarkan bunga spesial KPR sebesar 1,69% fixed satu tahun, diskon provisi 50%, serta diskon asuransi jiwa 5% yang berlaku hingga 31 Maret 2026.

Di luar faktor internal, Melani menilai kebijakan pemerintah masih menjadi katalis penting pertumbuhan KPR. Perpanjangan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk pembelian rumah baru dinilai mampu menjaga minat beli properti di tengah dinamika ekonomi.

“Kami melihat perpanjangan insentif PPN DTP menjadi stimulus bagi permintaan properti di 2026, dan harapannya berdampak positif terhadap penyaluran KPR BCA,” tutup Melani.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.