Akurat Logo

OJK Dorong Negosiasi Tarif Impor AS Demi Pertumbuhan Asuransi Marine Cargo

Hefriday | 25 April 2025, 21:55 WIB
OJK Dorong Negosiasi Tarif Impor AS Demi Pertumbuhan Asuransi Marine Cargo

AKURAT.CO Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menaruh harapan besar pada hasil positif dari negosiasi tarif impor antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS). Upaya ini dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan dan pertumbuhan industri asuransi marine cargo yang sangat bergantung pada kelancaran arus perdagangan internasional.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK, Ogi Prastomiyono, menyatakan bahwa pemerintah Indonesia saat ini sedang berupaya keras memperkuat kerja sama perdagangan dengan AS.

“Pemerintah menempuh jalur negosiasi untuk menjaga hubungan dagang yang sehat, dengan AS sebagai mitra utama,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (25/4/2025).

Baca Juga: OJK Imbau PMI Waspada Penipuan Pinjaman Ilegal hingga Love Scam

Dalam kerangka negosiasi tersebut, strategi pemerintah tidak hanya difokuskan pada menjaga ekspor, namun juga dengan meningkatkan volume impor dari AS, khususnya untuk produk agrikultur dan teknologi rekayasa (engineering). Langkah ini diharapkan bisa menciptakan keseimbangan perdagangan yang saling menguntungkan.

Lebih lanjut, Ogi menyebutkan bahwa pemerintah turut menawarkan insentif fiskal dan nonfiskal kepada pihak AS guna menjaga daya saing produk ekspor Indonesia.

“Dengan strategi ini, kami berharap perdagangan bilateral dapat tumbuh dan memberi dampak positif terhadap sektor asuransi, khususnya marine cargo,” tambahnya.

Asuransi marine cargo merupakan lini bisnis asuransi umum yang memberikan perlindungan terhadap risiko kerugian barang selama proses pengangkutan, baik melalui laut, darat, maupun udara. Stabilitas ekspor dan impor menjadi kunci utama bagi kelangsungan lini usaha ini.

OJK tetap optimistis pertumbuhan marine cargo insurance akan tetap positif sepanjang 2025, meski terdapat sedikit tekanan pada awal tahun. Ogi mencatat bahwa hingga akhir 2024, premi asuransi marine cargo tumbuh sebesar 3,29% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Baca Juga: OJK Tegaskan Tak Awasi Kopdes Merah Putih Bila Tak Masuk Kategori Koperasi Jasa Keuangan

Namun, pada dua bulan pertama tahun ini, terjadi sedikit koreksi pada pendapatan premi.

“Per akhir Februari 2025, premi asuransi marine cargo tercatat mengalami penurunan sebesar 0,44 persen secara tahunan. Meski begitu, kami percaya tren tahunan akan tetap positif,” terang Ogi.

Data dari Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menunjukkan bahwa marine cargo insurance menjadi satu dari delapan lini asuransi umum yang mencatat pertumbuhan premi positif sepanjang 2024. Di tengah tekanan ekonomi global, pencapaian ini menjadi sinyal kuat akan daya tahan sektor tersebut.

Adapun tujuh lini lainnya yang juga menunjukkan pertumbuhan positif ialah asuransi properti, kendaraan bermotor, marine hull, energi off shore, tanggung gugat (liability), kesehatan, dan asuransi miscellaneous. Sebaliknya, tujuh lini lainnya mengalami kontraksi akibat fluktuasi ekonomi dan gejolak pasar.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa