Menhub Ungkap 2 Kendala Utama Elektrifikasi Transportasi Publik RI

AKURAT.CO Kemenhub menjelaskan bahwa Indonesia kini siap memasuki era e-mobility dengan langkah-langkah yang strategis.
Menurut Menteri Perhubungan,Budi Karya Sumadi, ada dua hal yang menjadi kendala utama dalam mewujudkan potensi penuh e-mobility di Indonesia terutama di Ibu Kota Negara (IKN).
Pertama, kurangnya peran serta pemerintah daerah dalam menangani jangkauan e-mobility, terutama dalam penggunaan kendaraan massal. "Kami menyatakan ide ini baik, tapi juga harus dibahas tentang hambatan-hambatan yang akan terjadi. Kendaraan massal saja kurang," ujarnya di Hotel Le Meriden, Jakarta, Selasa (21/5/2024).
Kendala kedua adalah harga. Suharto menjelaskan, harga bus listrik mahal, hanya provinsi yang berkemampuan saja seperti DKI Jakarta yang mampu mengaksesnya. Namun, Suharto memberikan sorotan positif atas langkah-langkah konkret yang telah dilakukan.
"Kami sudah melakukan positivisme bus listrik sudah di Surabaya dan Bandung," ungkapnya.
Selanjutnya, Budi juga mengungkapkan bahwa Kementerian Perhubungan telah berkolaborasi dengan IKN untuk menyediakan bus listrik yang lebih terjangkau. "Ini sudah dibahas oleh IKN dan sedang lagi kendaraan listrik yang sifatnya pribadi pejabat, tamu, dan sebagainya," jelasnya.
Dalam waktu dekat, Budi berharap adanya keputusan final terkait langkah-langkah selanjutnya dalam mewujudkan e-mobility di Indonesia. "Nanti kita akan finalkan dalam satu dua minggu ini, nanti instansi harus membeli atau mengadakan," tuturnya.
Sebelumnya, direncanakan di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79, kendaraan listrik, atau yang dikenal sebagai electric vehicle (EV) akan segera mulai berjalan di Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara.
Deputi Fasilitas dan Infrastruktur Otorita IKN, Silvia Halim mengatakan bahwa meskipun saat ini belum ada EV yang beroperasi di IKN Nusantara, namun akan dipersiapkan menjelang perayaan 17 Agustus nanti.
"Saat ini belum ada EV yang beroperasi di IKN Nusantara. Tapi nanti menjelang 17 Agustus akan dipersiapkan,” ungkap Silvia pada Rabu (24/4/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 3Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 6Saran Meningkatkan Kualitas dan Pemanfaatan Buku Teks dalam Pembelajaran
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon
- 10Hakim Tolak Batalkan Dakwaan Febrie Adriansyah, Perkara Emas 74 Kilogram dan Valas Dilanjutkan ke Pembuktian









