Akurat

Menhub dan KDM Teken MoU Pengembangan Transportasi di Jabar

Yosi Winosa | 12 Oktober 2025, 19:02 WIB
Menhub dan KDM Teken MoU Pengembangan Transportasi di Jabar

AKURAT.CO Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menandatangani Nota Kesepakatan Pengembangan Transportasi di Jawa Barat. 

Salah satu hal yang menjadi prioritas dalam kesepakatan tersebut adalah reaktivasi beberapa jalur kereta di wilayah Jawa Barat. 

Dudy mengatakan penandatanganan nota kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kerja sama antara Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan PT Kereta Api Indonesia. 

“Kita ingin mempercepat pengembangan sistem perkeretaapian yang efisien, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di Jawa Barat,” kata Dudy dikutip dari laman Kemenhub, Minggu (12/10/2025).

Baca Juga: Dedi Mulyadi (KDM) Tegur Pemkab Atas Kasus Balita di Sukabumi yang Tewas Dipenuhi Cacing

Dudy menyampaikan beberapa jalur yang akan direaktivasi salah satunya adalah jalur Padalarang-Cicalengka. Tak hanya direaktivasi, jalur ini juga akan dielektrifikasi sehingga pengoperasiannya lebih ramah lingkungan. 

Jalur lain yang juga akan direaktivasi adalah Cianjur-Sukabumi-Bogor. Dudy berharap proyek reaktivasi ini dapat rampung paling lambat awal tahun 2027. 

“Harapannya, semoga kesepakatan ini dapat memperkuat konektivitas dan meningkatkan layanan transportasi bagi masyarakat serta meningkatkan perekonomian di wilayah Jawa Barat,” tuturnya. 

Pada kesempatan ini, Dudy juga membahas optimalisasi Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati untuk penerbangan Haji dan Umrah, hingga berdialog dengan para pelaku usaha dan penyelenggara travel Haji dan Umrah se-Jawa Barat. 

Menurutnya, dialog ini penting untuk memperkuat sinergi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para jamaah yang akan berangkat haji maupun umrah.

Bandara akan berfungsi secara optimal apabila ada pergerakan yang berkelanjutan, penerbangan yang teratur, dan dukungan dari Pemerintah Daerah, pengelola bandara, maskapai penerbangan, dan para pelaku travel.

“Dengan sinergi yang baik dari semua pihak, saya berharap Bandara Kertajati dapat menjadi pintu gerbang bagi masyarakat Jawa Barat yang akan berangkat ke tanah suci,” imbuh Dudy. 

Lebih lanjut, Duudy mengapresiasi Gubernur Dedi beserta jajaran, PT KAI, para direksi BUMN dan BUMD, serta seluruh pelaku usaha yang telah berperan aktif dalam mewujudkan kerja sama ini. 

Dirinya berharap semoga langkah ini menjadi tonggak penting menuju sistem transportasi Jawa Barat yang semakin maju, andal, dan berdaya saing.

“Semoga pertemuan ini bukan sekadar seremonial, tapi menjadi sesuatu yang fenomenal,” tutur Dudy.

Sementara itu, Gubernur Dedi menyatakan komitmennya untuk mengembangkan sistem transportasi di Jawa Barat, salah satunya lewat reaktivasi beberapa jalur kereta dan optimalisasi BIJB Kertajati. Ia juga berharap transportasi di Jawa Barat dapat terkoneksi di semua moda. 

“Kita memiliki harapan besar bahwa jalur transportasi darat di Jawa Barat berkembang dengan baik. Sehingga Jawa Barat akan mengalami pertumbuhan ekonomi di bidang industri pertanian, perkebunan, serta kepariwisataan. Kita juga berharap Bandara Kertajati menjadi pusatnya kegiatan penerbangan haji dan umroh,” ucapnya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.