Akurat

Giant Sea Wall Butuh 40 Tahun, Prabowo: Bangun Rumah Panggung dan Terapung

M. Rahman | 10 Januari 2024, 13:36 WIB
Giant Sea Wall Butuh 40 Tahun, Prabowo: Bangun Rumah Panggung dan Terapung

AKURAT.CO Menteri Pertahanan Prabowo Subianto meminta Universitas Pertahanan, PT PAL dan PT LEN untuk membangun pilot project rumah panggung dan rumah terapung di kawasan rentan tergenang air. 

Usulan tersebut sebagai solusi nyata dari rencana pembangunan Tanggul Pantai dan Tanggul Laut (Giant Sea Wall) di Pulau Jawa yang ditaksir baru akan terselesaikan dalam kurun waktu 40 tahun. 

Menurut Prabowo Subianto, pilot project rumah panggung dan terapung lebih praktis untuk mengantisipasi permukaan air laut Indonesia naik 25 cm setiap tahunnya.

Baca Juga: Giant Sea Wall, Tembok Penghalang Laut Yang Cegah Jakarta Tenggelam

Terkait rumah panggung, diusulkan satu rumah bisa mengantisipasi kenaikan rata-rata permukaan air 25 centimeter (cm) per tahun, selama minimal 20 tahun. Dengan kata lain rumah panggung harus dibangun dengan ketinggian di atas 500 cm.
 
Berikutnya yaitu rumah murah terapung. Nantinya pembangunan tersebut bakal dibantu oleh PT PAL dan PT LEN dan dengan para engineer dari Unhan.

"Kita memiliki 2 Prototipe rumah murah terapung yang nilainya adalah 130 juta 1 rumah, sudah termasuk solar panel, tenaga surya, sudah termasuk septtitanck sehingga dia bisa hidup upgrade tanpa tergantung PLN dan bisa hidup dengan sanitasi yang bersih, dengan bio teknologi yang modern, mikroba dan sebagainya," ujar Prabowo di sela Seminar Nasional soal Giant Sea Wall di di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta Pusat, Rabu (10/1/2024).

Ditambahkan, pembangunan Tanggul Laut (Giant Sea Wall) bakal memakan waktu hingga 40 tahun lebih berdasarkan pengalaman negeri belanda yang sudah sukses merealisasikan tanggul raksasa itu.

"Masalah Giant Sea Wall mungkin para engineer dan para pakar akan paham masalah sea wall ini akan memakan waktu 40 tahun atau lebih," ujar Prabowo.

Kendalanya, menurut Prabowo, apakah ada pemimpin-pemimpin yang akan datang untuk fokus membangun Giant Sea Wall ini dalam kurun waktu 40 tahun.

"Kata kan lah mulai pembangunan besar-besaran dalam waktu 3-4 tahun yang akan datang, kita nggak akan melihat selesainya Giant Sea Wall ini. Berhasilnya terwujud 25, 30, hingga 40 tahun yang akan datang. Tapi di situ lah tanggung jawab kita untuk generasi yang di bawah kita. Kita harus berani mulai, kita harus berani mengalokasikan sumber daya," ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa