Akurat

SpaceX Disebut Kembangkan Ponsel Starlink, Elon Musk Tegas Menbantah

Winna Wandayani | 8 Februari 2026, 21:19 WIB
SpaceX Disebut Kembangkan Ponsel Starlink, Elon Musk Tegas Menbantah

 

AKURAT.CO SpaceX dikabarkan sempat mempertimbangkan pengembangan ponsel bermerek Starlink untuk memperluas bisnisnya. Hal ini disebut terkait upaya meningkatkan pendapatan menjelang rencana penawaran saham perdana (IPO).

Dikutip dari Reuters, Minggu (8/1/2026), gagasan tersebut muncul dari kebutuhan memperkuat sumber pemasukan perusahaan. Namun, Elon Musk menegaskan bahwa SpaceX tidak sedang mengembangkan perangkat ponsel.

Melalui pernyataan di platform X, Musk membantah laporan tersebut secara tegas. Ia menyatakan bahwa informasi mengenai pengembangan ponsel Starlink tidak benar.

"Tidak keluar dari pertanyaan di beberapa titik. Ini akan menjadi perangkat yang sangat berbeda dari ponsel saat ini. Dioptimalkan murni untuk menjalankan jaringan saraf kinerja maksimum/watt," tulis Musk di platform X.

Meski demikian, Musk sebelumnya pernah mengisyaratkan bahwa pembuatan ponsel bukan hal yang mustahil di masa depan. Ia menyebut perangkat tersebut berpotensi berbeda dari smartphone konvensional dan dirancang untuk efisiensi teknologi.

Saat ini, SpaceX telah menghadirkan layanan konektivitas Starlink ke ponsel melalui kerja sama dengan operator seluler. Layanan ini memungkinkan akses jaringan di wilayah yang tidak terjangkau jaringan seluler tradisional.

Namun, kemampuan layanan seluler berbasis satelit masih terbatas oleh bandwidth. SpaceX juga berupaya meningkatkan kualitas konektivitas satelit agar mendekati performa jaringan generasi terbaru.

Perusahaan turut menyiapkan pengembangan layanan seluler Starlink melalui tambahan spektrum radio dan peluncuran ribuan satelit baru. Upaya ini dilakukan untuk memperluas jangkauan dan kapasitas layanan komunikasi berbasis satelit.

Di sisi lain, pasar smartphone dinilai sangat kompetitif dengan dominasi merek global. Kondisi tersebut membuat peluang ponsel Starlink untuk bersaing masih menjadi tanda tanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.