Gemini Tambah Template Video, Bikin Kreasi Konten Jadi Lebih Praktis

AKURAT.CO Google terus memperluas kemampuan kreatif di aplikasi Gemini. Kini, fitur pembuatan video ditingkatkan lewat kehadiran berbagai template siap pakai agar proses kreasi lebih praktis.
Pengguna dapat mengaksesnya melalui menu Alat dengan memilih opsi 'Buat video'. Setelah itu, akan muncul tampilan galeri berbentuk grid yang menampilkan beragam gaya visual.
Beberapa pilihan gaya yang tersedia antara lain Peradaban, Metalik, Memo dan Glam. Ada juga opsi seperti Cyberpunk, Video Game, Cosmos, hingga Red Carpet dan Popcorn.
Bisa Gunakan Foto Sendiri
Template tersebut terhubung langsung dengan kolom prompt, sehingga pengguna bisa menyesuaikan video lewat deskripsi teks atau unggahan foto. Misalnya, foto pribadi dapat diubah menjadi karakter utama dalam sebuah klip.
Fitur ini merupakan bagian dari teknologi Image-to-Video yang sebelumnya telah diperbarui. Kini sudah mendukung rasio vertikal 9:16 yang umum digunakan di TikTok dan Instagram Reels.
Melalui pembaruan ini, Google ingin membuat proses pembuatan video jadi lebih sederhana. Pengguna tidak perlu lagi menyusun prompt panjang karena gaya visual sudah disiapkan lewat template.
Sudah Tersedia di Web dan Mobile
Fitur template video Gemini sudah tersedia melalui situs gemini.google.com dan aplikasi mobile. Dengan begitu, pengguna desktop maupun smartphone sudah bisa langsung mencobanya.
Untuk pembuatan video berbasis model Veo 3.1, kuota penggunaan harian berbeda sesuai paket langganan. Dikutip dari laman resmi Google, Selasa (24/2/2026), rinciannya sebagai berikut:
- Google AI Plus: 2 video per hari
- AI Pro: 3 video per hari
- AI Ultra: 5 video per hari
Sementara itu, generasi musik dengan model Lyria 3 juga memiliki batas pemakaian per hari. Detail pembagiannya adalah sebagai berikut:
- Gratis: 10 lagu per hari
- AI Plus: 20 lagu per hari
- AI Pro: 50 lagu per hari
- AI Ultra: 100 lagu per hari
Upaya ini menegaskan keseriusan Google mengembangkan Gemini sebagai platform AI kreatif. Gemini kini diposisikan lebih dari sekadar chatbot percakapan.
Pendekatan berbasis template membantu memangkas hambatan teknis bagi kreator pemula. Proses produksi konten visual pun bisa berlangsung lebih cepat dan praktis.
Di tengah persaingan dengan platform seperti OpenAI Sora dan layanan video AI lain, strategi ini bisa menjadi pembeda. Ke depan, menarik menanti apakah Google akan menambah fitur editing lanjutan atau memperkaya pilihan preset gaya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









