Cloudflare: Google dan ChatGPT Masih Dominasi Internet, Trafik Global Naik 19 Persen pada 2025

AKURAT.CO Cloudflare merilis laporan Tinjauan Tahun 2025 yang menunjukkan pertumbuhan lalu lintas Internet global sebesar 19 persen sepanjang tahun ini. Kenaikan terbesar terjadi pada paruh kedua tahun, setelah sebelumnya relatif datar di awal tahun.
Menurut Cloudflare, lonjakan aktivitas Internet mulai terlihat sejak Agustus seiring kembalinya kegiatan sekolah dan meningkatnya aktivitas bisnis. Pola ini mencerminkan perubahan perilaku dunia nyata yang berdampak langsung pada penggunaan Internet.
Dalam laporan tersebut, Google kembali dinobatkan sebagai layanan Internet paling populer di dunia. Dominasi ini diperkuat oleh Google Search yang masih menjadi sumber rujukan terbesar lalu lintas web manusia secara global.
Baca Juga: Google Hentikan Fitur Laporan 'Dark Web', Fokus Kembangkan Keamanan Data Pengguna
Produk Google seperti Chrome, Android dan Googlebot juga mencatat tingkat aktivitas yang tinggi. Cloudflare menyebut Googlebot masih menjadi perayap web paling aktif, menunjukkan kuatnya keterkaitan mesin pencari dengan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Untuk daftar layanan Internet terpopuler, Google diikuti oleh Facebook, Apple, Microsoft dan Instagram. Posisi selanjutnya ditempati AWS, YouTube, TikTok, Amazon dan WhatsApp.
Di ranah AI generatif, OpenAI masih memimpin dengan ChatGPT sebagai layanan paling banyak digunakan. Pesaing terdekatnya adalah Claude dari Anthropic, Perplexity, Gemini milik Google dan Character.AI.
Cloudflare mencatat kenaikan aktivitas bot AI di Internet sepanjang 2025. Sekitar 4,2 persen permintaan HyperText Markup Language (HTML) kini berasal dari sumber non-manusia, sebagaimana dikutip dari laman resminya, Selasa (16/12/2025).
Selain itu, perayapan bot AI berbasis permintaan pengguna meningkat signifikan. Sepanjang 2025, aktivitas tersebut tercatat melonjak hingga 15 kali lipat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









