Ini Kelebihan Enteromix, Vaksin Kanker Rusia dengan Efektivitas 100%

AKURAT.CO Rusia kembali membuat gebrakan di bidang kesehatan dengan menghadirkan vaksin kanker berbasis mRNA bernama Enteromix. Dalam uji klinis, vaksin ini mencatat hasil luar biasa dengan tingkat efektivitas dan keamanan mencapai 100 persen.
Kepala Badan Medis dan Biologi Federal Rusia (FMBA), Veronica Skvortsova, menyatakan Enteromix terbukti mampu mengecilkan tumor sekaligus memperlambat pertumbuhannya. Vaksin ini juga aman digunakan berulang kali tanpa menimbulkan efek samping serius.
Menariknya, Enteromix tidak diproduksi secara massal dalam satu formula yang sama, melainkan dipersonalisasi untuk setiap pasien. Penyesuaian dilakukan berdasarkan profil RNA individu, sehingga terapi lebih tepat sasaran.
Baca Juga: Rusia Umumkan Vaksin Kanker Kolorektal Siap Digunakan
Pada tahap awal, vaksin ini akan digunakan untuk mengobati kanker kolorektal. Selanjutnya, pengembangan difokuskan untuk menangani glioblastoma (kanker otak) dan melanoma (kanker kulit), sebagaimana dikutip dari The Times of India, Kamis (11/9/2025).
Teknologi yang digunakan pada Enteromix serupa dengan vaksin COVID-19 yang sudah terbukti efektif. Cara kerjanya adalah melatih sistem kekebalan tubuh agar bisa mengenali serta menghancurkan sel kanker.
Tidak seperti kemoterapi atau radiasi, vaksin ini lebih ramah bagi tubuh karena tidak menimbulkan efek samping berat. Pasien yang mengikuti uji klinis juga dilaporkan dapat mentolerir pengobatan dengan baik.
Uji klinis Enteromix melibatkan 48 sukarelawan yang diawasi oleh Pusat Radiologi Penelitian Medis Nasional dan Institut Biologi Molekuler Engelhardt. Hasilnya memperlihatkan efektivitas tinggi, mulai dari memperlambat pertumbuhan hingga menghancurkan kanker secara total.
Jika lolos izin regulasi, Enteromix berpotensi menjadi vaksin kanker mRNA pertama yang dipersonalisasi di dunia. Kehadirannya diyakini dapat merevolusi cara pencegahan, pengobatan dan pengelolaan kanker secara global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









