Serangan Drone Ukraina Viral di Media Sosial, 41 Pesawat Rusia Hancur

AKURAT.CO Pada 2 Juni 2025, Ukraina meluncurkan serangan drone besar-besaran terhadap Rusia, yang dijuluki Operasi Jaring Laba-laba. Serangan ini menargetkan lebih dari 40 pesawat militer Rusia di berbagai pangkalan udara, menggunakan 117 drone dalam serangan jarak jauh terpanjang yang pernah dilakukan Ukraina.
Pemerintah Ukraina dengan cepat merilis rekaman dramatis dari kamera drone yang menunjukkan serangan tersebut, termasuk ledakan dan pesawat yang terbakar. Salah satu video berakhir saat drone mendekati target dan kehilangan koneksi.
Rekaman ini, yang dilaporkan berasal dari Badan Keamanan Nasional Ukraina (SSU), dibagikan oleh jurnalis Vitaly Glagola dan menyebar luas melalui media sosial serta outlet berita besar seperti The New York Times, AP, dan BBC.
Dilansir dari The Verge pada Senin (2/6/2025) serangan ini menghancurkan 41 pesawat Rusia, sekitar 34% dari pembawa rudal jelajah strategis Rusia, menyoroti tidak hanya kemampuan militer Ukraina tetapi juga strategi media mereka yang cerdas.
Sejak invasi Rusia pada 2022, Ukraina telah memanfaatkan media sosial untuk keterlibatan global, penggalangan dana, dan perekrutan, dengan Presiden Zelenskyy dan pemimpin lainnya mempertahankan kehadiran online yang kuat.
Meskipun Ukraina masih mendapat dukungan dari Eropa, mereka menghadapi tekanan dari Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri perang. Pelepasan rekaman drone yang mencolok ini tampaknya dirancang untuk meningkatkan perhatian internasional dan mempertahankan dukungan terhadap upaya perang Ukraina.
Rekaman serangan ini tidak hanya berfungsi sebagai bukti keberhasilan militer tetapi juga sebagai alat propaganda yang kuat. Dengan menampilkan serangan dari sudut pandang drone, Ukraina menciptakan narasi visual yang kuat yang dapat mempengaruhi opini publik global dan memperkuat semangat juang domestik.
Penggunaan teknologi drone dalam konflik ini menunjukkan evolusi perang modern, di mana informasi dan persepsi publik memainkan peran penting. Ukraina telah menunjukkan bahwa dalam era digital, kemenangan di medan perang juga ditentukan oleh kemampuan mengendalikan narasi dan memanfaatkan media untuk keuntungan strategis.
Dengan terus mempublikasikan rekaman serangan dan keberhasilan militer mereka, Ukraina berusaha menjaga momentum dukungan internasional dan menekan Rusia baik secara militer maupun diplomatik. Serangan drone ini menjadi simbol perlawanan dan ketahanan Ukraina dalam menghadapi agresi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









