Peluncuran Satelit Mata-mata Israel Picu Kepanikan Singkat Warga Tel Aviv

AKURAT.CO Peluncuran satelit mata-mata Israel sempat menimbulkan kepanikan singkat di sejumlah wilayah. Warga dilaporkan mengira roket yang meluncur sebagai rudal.
Insiden tersebut terjadi ketika Israel meluncurkan satelit Ofek 19 dengan roket Shavit. Peluncuran dilakukan dari Pangkalan Udara Palmachim pada Selasa (2/9/2025) malam.
Menurut Kementerian Pertahanan Israel, satelit berhasil masuk orbit dan mulai mengirimkan data. Namun, peluncuran yang tidak diumumkan sebelumnya membuat sejumlah warga Tel Aviv dan Israel tengah panik, karena mengira roket sebagai rudal pencegat.
Israel sendiri masih menghadapi ancaman serangan roket sejak konflik dengan Gaza yang memanas pada 2023. Situasi itu membuat masyarakat semakin waspada terhadap aktivitas militer di udara.
Baca Juga: Google Pixel 10 Jadi Smartphone Pertama yang Dukung Panggilan WhatsApp via Satelit
Satelit Ofek 19 akan digunakan militer Israel untuk mengumpulkan intelijen visual di kawasan Timur Tengah. Satelit ini mampu menangkap gambar objek di Bumi sekecil 50 cm, sebagaimana dikutip dari Space, Kamis (4/9/2025).
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyebut peluncuran Ofek 19 sebagai pencapaian global. "Ini juga merupakan pesan untuk semua musuh kita, di mana pun mereka berada, kami mengawasi Anda setiap saat dan dalam setiap situasi," tulisnya di platform X.
Ofek 19 merupakan satelit radar apertur sintetis (SAR) yang mampu menghasilkan citra resolusi tinggi, bahkan menembus awan dan berfungsi dalam segala kondisi cahaya. Teknologi ini membuatnya efektif untuk pengawasan militer maupun pemantauan bencana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









