Google Sebut Peretasan Microsoft Ulah Kelompok Hacker Tiongkok

AKURAT.CO Google menyebut peretas yang didukung pemerintah Tiongkok diduga berada di balik serangan terhadap Microsoft SharePoint. Serangan ini terungkap akhir pekan lalu dan bisa berdampak pada ribuan organisasi global.
Microsoft mengungkap pada Sabtu (19/7/2025) bahwa celah baru di server SharePoint lokal tengah dieksploitasi peretas. Badan Keamanan Siber Amerika Serikat (CISA) menegaskan celah ini dapat membuat pencurian data dan eksekusi kode berbahaya.
Dikutip dari Washington Post, Selasa (22/7/2025), serangan tersebut telah menyasar lembaga pemerintah AS, universitas, perusahaan energi dan perusahaan telekomunikasi di Asia. Namun belum diketahui berapa jumlah pasti korban yang telah terdampak.
Charles Carmakal dari Mandiant, anak perusahaan Google Cloud, menyebut peretasan awal dilakukan oleh tim yang terhubung dengan Tiongkok. Ia juga mencatat ada beberapa kelompok peretas yang mengeksploitasi celah ini.
Peneliti Palo Alto Networks mengungkap peretas mencuri kunci kriptografi penting untuk mempertahankan akses ke sistem. Google juga menemukan mereka menginstal webshell dan mencuri data kriptografi dari server korban.
Microsoft memastikan bahwa pengguna SharePoint Online dan Microsoft 365 tidak terdampak oleh kerentanan ini. Namun organisasi yang menggunakan server lokal diminta segera menerapkan mitigasi dan pembaruan keamanan.
Dalam beberapa tahun terakhir, Microsoft meluncurkan program Secure Future Initiative untuk memperkuat keamanan internal. Program ini dibuat guna mencegah serangan susulan setelah sejumlah insiden besar.
Hingga kini, Microsoft dan pemerintah AS masih menyelidiki pelaku utama di balik serangan ini. Prosesnya diperkirakan memakan waktu berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan untuk mengungkap skala dan pelakunya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini






