89 Akun Disney+ di Indonesia Bocor, Intip Tips Aman Nonton Streaming

AKURAT.CO Kaspersky mengungkap lebih dari 7 juta akun layanan streaming seperti Netflix, Disney+ dan Amazon Prime Video diretas sepanjang 2024. Dari jumlah itu, 89 akun Disney+ milik pengguna di Indonesia turut menjadi korban.
Platform streaming kini menjadi bagian penting dalam kehidupan Gen Z, tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai ruang bersosialisasi. Namun, tingginya aktivitas daring ini membuka celah bagi serangan siber.
Banyak ancaman tersembunyi datang dari konten bajakan dan unduhan ilegal. Ekstensi browser yang disusupi malware juga sering menjadi jalur masuknya serangan siber.
Menurut Kaspersky, kredensial akun streaming tersebut tidak dicuri langsung dari platform, melainkan melalui kampanye pencurian data secara luas. Netflix menjadi sasaran utama dengan lebih dari 5,6 juta akun bocor.
"Melindungi akun streaming saat ini berarti berpikir lebih dari sekadar kata sandi," ujar Polina Tretyak selaku analis digital footprint di Kaspersky, dalam keterangan tertulis yang diterima Akurat.co, Selasa (10/6/2025).
Disney+ menyusul dengan lebih dari 680 ribu akun bocor secara global, termasuk dari Indonesia. Amazon Prime Video juga tidak luput, meski hanya sekitar 1.600 akun terdampak.
Setelah perangkat terinfeksi, penjahat siber bisa mengakses data sensitif seperti login, cookie, hingga informasi perbankan. Data ini kemudian dijual di forum gelap dan dapat digunakan untuk kejahatan digital lain, termasuk pencurian identitas.
Agar aman saat menikmati layanan streaming, Kaspersky menyarankan:
- Ganti kata sandi secara berkala dan cek aktivitas mencurigakan.
- Gunakan langganan resmi dan aplikasi dari sumber terpercaya.
- Hindari situs mencurigakan dan pastikan keaslian alamat web.
- Waspadai file unduhan dengan ekstensi mencurigakan (.exe, .msi).
- Pasang solusi keamanan digital yang tepercaya.
- Lindungi identitas saat menjelajah dan berkomunikasi online.
Ancaman digital yang terus meningkat membuat keamanan data saat streaming menjadi hal yang sangat penting. Pengguna harus lebih waspada dan mengambil langkah perlindungan ekstra.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








