Akurat

Menkomdigi Sambut Positif Peluncuran Indonesia Central Cloud Region oleh Microsoft

Yusuf Tirtayasa | 30 Mei 2025, 11:38 WIB
Menkomdigi Sambut Positif Peluncuran Indonesia Central Cloud Region oleh Microsoft

AKURAT.CO Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menyambut baik kehadiran Indonesia Central Cloud Region. Wilayah pusat data ini baru saja resmi diluncurkan oleh Microsoft.

Pusat data pertama Microsoft di Indonesia ini diyakini akan memperkuat infrastruktur digital nasional. Selain itu, kehadirannya juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Tanah Air.

"Indonesia Central Cloud Region adalah bagian dari komitmen jangka panjang investasi Microsoft di Tanah Air," ujar Meutya saat mewakili Presiden Prabowo Subianto dalam acara peluncuran di Jakarta, Selasa (27/5/2025).

Meutya menilai kehadiran cloud region ini menunjukkan bahwa Indonesia siap mengelola teknologi canggih seperti cloud computing dan kecerdasan buatan (AI). Ia menekankan bahwa Indonesia bukan hanya sebagai pengguna, tetapi juga sebagai mitra strategis global.

Pemerintah berharap investasi Microsoft sebesar USD1,7 miliar (Rp27 triliun) dapat memberikan dampak ekonomi hingga USD2,5 miliar (Rp41 triliun). Investasi ini juga diperkirakan menciptakan 60 ribu lapangan kerja baru sampai 2028.

Selain itu, Microsoft bersama pemerintah menargetkan pelatihan digital untuk 1 juta orang. Saat ini, sudah terdapat 840 ribu peserta yang aktif mengikuti program tersebut.

Ia menekankan pentingnya memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat ekonomi digital Asia Pasifik. Dengan nilai ekonomi digital yang diproyeksikan mencapai USD130 miliar pada 2025 serta potensi energi terbarukan dan lokasi strategis, Indonesia cocok untuk pengembangan pusat data berkelanjutan.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah akan mendukung pengembangan talenta AI di Indonesia. Selain itu, pendirian pusat AI di berbagai kampus dan percepatan adopsi teknologi Hyper Cloud juga menjadi fokus utama pemerintah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.