Akurat

Jepang Kembangkan Baterai Luar Angkasa yang Bisa Bertahan 100 Tahun

Petrus C. Vianney | 15 Mei 2025, 18:15 WIB
Jepang Kembangkan Baterai Luar Angkasa yang Bisa Bertahan 100 Tahun

AKURAT.CO Jepang tengah mengembangkan teknologi baterai canggih yang dirancang untuk digunakan di luar angkasa. Baterai ini mampu bertahan hingga 100 tahun tanpa perlu perawatan.

Proyek ini diinisiasi oleh Badan Energi Atom Jepang (JAEA) bekerja sama dengan Badan Antariksa Jepang (JAXA). Mereka menggunakan unsur radioaktif bernama americium.

"Kami percaya proyek kami layak meskipun sekarang menghadapi berbagai tantangan," ujar seorang peneliti senior JAEA, Masahide Takano, dikutip dari The Asahi Shimbun, Selasa (13/5/2025).

Baterai ini dirancang untuk menghadapi suhu ekstrem di luar angkasa, seperti 110 derajat Celsius di siang hari dan minus 170 derajat di malam hari di bulan. Teknologi ini diharapkan mendukung misi eksplorasi bulan dan planet-planet jauh seperti Jupiter, yang minim sinar matahari.

Americium merupakan hasil peluruhan alami dari plutonium bekas bahan bakar nuklir. Meskipun sebelumnya dianggap tidak berguna, americium kini dimanfaatkan JAEA karena kemampuannya menghasilkan panas stabil selama ratusan tahun.

Baterai ini tidak mengandalkan sistem seperti panel surya. Sebagai gantinya, baterai ini menggunakan teknologi yang mengubah panas menjadi listrik.

JAEA menargetkan perangkat prototipe berukuran kecil dan ringan akan selesai pada 2029. Proyek ini didukung oleh Dana Strategi Luar Angkasa yang berafiliasi dengan pemerintah Jepang.

Jika berhasil, baterai ini berpotensi menjadi terobosan besar dalam teknologi luar angkasa. Baterai ini akan membuat misi jangka panjang tanpa membutuhkan pengisian ulang atau perawatan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.