Akurat

Meta Rencanakan Fitur Premium dan Iklan di Aplikasi Meta AI, Saingi ChatGPT dan Gemini

Petrus C. Vianney | 2 Mei 2025, 23:47 WIB
Meta Rencanakan Fitur Premium dan Iklan di Aplikasi Meta AI, Saingi ChatGPT dan Gemini

AKURAT.CO CEO Meta, Mark Zuckerberg, berencana menambahkan fitur berbayar dan iklan di aplikasi Meta AI. Tujuannya adalah agar Meta dapat bersaing dengan layanan AI premium dari OpenAI, Google dan Microsoft.

Pengumuman ini disampaikan Zuckerberg dalam laporan keuangan kuartal pertama (Q1) 2025. Ia menyebut Meta berpeluang menyediakan layanan premium bagi pengguna yang ingin membuka akses komputasi lebih besar atau fungsionalitas tambahan di Meta AI.

Meta AI kini telah diluncurkan sebagai aplikasi mandiri. Aplikasi ini membuat pengguna dapat berinteraksi langsung dengan chatbot dan membuat gambar menggunakan teknologi AI.

Sebelumnya, fitur ini hanya tersedia dalam aplikasi Meta lainnya seperti Facebook, Messenger dan WhatsApp. Hingga kini, chatbot Meta AI telah memiliki hampir 1 miliar pengguna.

Zuckerberg juga menyebutkan kemungkinan penambahan fitur rekomendasi produk di Meta AI. Selain itu, iklan juga bisa menjadi bagian dari pengembangan layanan tersebut.

Namun, ia menegaskan bahwa perusahaan akan fokus memperluas jangkauan dan meningkatkan keterlibatan pengguna terlebih dahulu. Baru setelah itu, Meta akan mulai membangun model bisnis dari layanan ini.

"Kami akan sangat fokus pada penskalaan dan memperdalam keterlibatan, setidaknya untuk tahun depan sebelum kami benar-benar siap untuk mulai membangun bisnis," ujar Zuckerberg, dikutip dari TheVerge, Kamis (1/5/2025).

Sebagai bagian dari ekspansi AI, Meta meningkatkan anggaran investasinya menjadi $72 miliar (sekitar Rp1.194 triliun). Anggaran ini naik dari rencana awal yang sebesar $65 miliar (sekitar Rp1.078 triliun).

Investasi ini akan difokuskan pada pengembangan teknologi AI. Hal ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.