Akurat

Meta AI Bakal Digunakan untuk Iklan dan Konten Personalisasi

Yusuf Tirtayasa | 16 Oktober 2025, 21:30 WIB
Meta AI Bakal Digunakan untuk Iklan dan Konten Personalisasi

AKURAT.CO Meta Platforms mengumumkan bahwa mulai 16 Desember 2025, interaksi pengguna dengan Meta AI, baik melalui teks maupun suara, akan menjadi komponen baru dalam bagaimana platform seperti Facebook dan Instagram menampilkan iklan dan konten yang dipersonalisasi.

Perubahan ini akan diumumkan ke pengguna mulai 7 Oktober. Ide dasarnya adalah agar perusahaan bisa menggabungkan data dari obrolan pengguna dengan AI ke dalam algoritma rekomendasi, bersama likes, followers, dan interaksi lainnya, sehingga konten dan iklan yang ditampilkan lebih sesuai dengan topik yang sering dibicarakan pengguna.

Dilansir oleh TechXplore, perusahaan menegaskan bahwa data tentang interaksi AI akan digunakan hanya untuk personalisasi konten dan iklan, dengan batasan bahwa data tentang topik sensitif seperti isu kesehatan, orientasi seksual, agama, atau pandangan politik tidak akan digunakan untuk iklan.

Tapi pengguna harus menyadari bahwa mereka tidak bisa memilih untuk sepenuhnya mengeluarkan diri dari penggunaan data percakapan AI jika menggunakan Meta AI. Meskipun demikian, ada kontrol terhadap seberapa personal pengalaman mereka ingin tampil, melalui pengaturan iklan dan preferensi konten.

Fakta bahwa Meta AI sudah digunakan oleh lebih dari 1 miliar pengguna aktif bulanan di seluruh aplikasi Meta (termasuk Facebook, Instagram, WhatsApp) menjadikan langkah ini sangat signifikan. Basis data besar artinya efek dari personalisasi akan sangat luas.

Pengguna di wilayah Eropa dan Inggris kemungkinan mendapatkan perlakuan sedikit berbeda karena regulasi privasi yang lebih ketat di kawasan tersebut. Dengan langkah ini, Meta mencoba menggabungkan investasinya di AI generatif dengan model bisnis intinya, iklan. Ini bisa meningkatkan pendapatan iklan karena target yang lebih relevan, tapi juga meningkatkan risiko kritik dari sisi privasi dan regulasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.