Lenovo Catat Kinerja Gemilang, AI DeepSeek Jadi Pendorong Pertumbuhan

AKURAT.CO Lenovo mencatat lonjakan pendapatan dan laba bersih di kuartal ketiga 2024 berkat meningkatnya permintaan server berbasis AI. Perusahaan juga menyoroti integrasi teknologi AI DeepSeek sebagai pendorong pertumbuhan masa depan.
Pendapatan Lenovo naik 20 persen menjadi $18,8 miliar (sekitar Rp307,66 triliun), melampaui perkiraan analis sebesar $17,8 miliar (sekitar Rp291,30 triliun).
Sementara itu, laba bersih perusahaan lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai $693 juta (sekitar Rp11,34 triliun), jauh di atas estimasi rata-rata $367,7 juta (sekitar Rp6 triliun).
Lenovo tidak hanya fokus pada komputer, tetapi juga memperluas bisnis ke perangkat lunak dan layanan untuk memanfaatkan peluang di pasar AI. Sejak Mei 2023, perusahaan meluncurkan PC berbasis AI di China dan memperluas peluncuran global pada September.
Baca Juga: Indonesia Mulai Terapkan AI di Bidang Kesehatan Secara Bertahap
CEO Lenovo, Yang Yuanqing, memprediksi PC AI akan menyumbang 25 persen dari total pengiriman Lenovo pada 2025. Angka ini diperkirakan meningkat hingga 80 persen pada 2027.
Lenovo mengintegrasikan teknologi dari startup DeepSeek ke berbagai perangkat, termasuk PC dan tablet. Yang menyebutkan bahwa model AI DeepSeek yang efisien dan berbiaya rendah akan memperluas akses AI dan mendorong permintaan server berbasis GPU.
Dikutip dari Reuters, Kamis (20/2/2025), dalam bisnis infrastruktur, pendapatan Lenovo dari segmen server naik 59 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, divisi solusi dan layanan berbasis cloud mencatat pertumbuhan 12 persen, dengan pendapatan mencapai $2,3 miliar (sekitar Rp37,64 triliun).
Meskipun kinerja keuangan perusahaan positif, saham Lenovo di Bursa Hong Kong mengalami penurunan 6 persen setelah laporan keuangan dirilis, meski secara keseluruhan telah meningkat 17 persen sepanjang tahun ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









