TikTok Dituding Prioritaskan Citra Publik daripada Kesehatan Mental Remaja

AKURAT.CO TikTok kini menghadapi gugatan dari 14 jaksa agung Amerika Serikat (AS) yang menuduh platform tersebut membahayakan anak-anak dengan algoritma yang didesain untuk membuat penggunanya kecanduan.
Dikutip dari Sea.mashable.com, Minggu (13/10/2024), menurut dokumen internal yang dibuka dalam kasus ini, TikTok mengetahui bahwa pengguna hanya perlu menonton sekitar 260 video untuk mulai kecanduan platform tersebut.
Penelitian internal TikTok mengungkap bahwa kecanduan aplikasi ini berdampak negatif pada kesehatan mental, seperti peningkatan kecemasan dan penurunan keterampilan analitis serta empati.
Baca Juga: Kesehatan Mental Bukan Sekadar Medis, tapi Hak Asasi Manusia yang Harus Dijunjung Tinggi
Meski TikTok telah menerapkan langkah-langkah seperti batasan waktu layar, hasilnya hanya mengurangi penggunaan selama sekitar 1,5 menit.
Gugatan tersebut juga menyoroti bagaimana TikTok memprioritaskan pengguna yang lebih menarik secara fisik dalam algoritma Halaman Untuk Anda (FYP) dan mengabaikan saran untuk menampilkan kampanye kesadaran tentang dampak negatif kecantikan digital.
TikTok membantah tuduhan ini dan menyatakan bahwa mereka telah berupaya melindungi pengguna, termasuk dengan fitur batas waktu layar dan privasi default untuk anak di bawah 16 tahun.
Kasus TikTok ini mencerminkan tuntutan hukum serupa yang dihadapi oleh platform lain seperti Meta, yang juga dituding turut memperburuk krisis kesehatan mental di kalangan remaja.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan
- 10Indonesia dan Mesir Tegaskan Solusi Dua Negara Kunci Perdamaian Palestina




