AKURAT.CO TikTok dikenal adiktif. Namun lewat akun resminya, platform ini mulai memperkenalkan fitur yang bertujuan menyeimbangkan pengalaman pengguna.
Salah satunya adalah Screen Time Management dan Content Preferences.
TikTok memungkinkan pengguna membatasi durasi penggunaan harian dan menyaring jenis konten yang sering muncul.
Dengan menekan “Not Interested”, algoritma akan menyesuaikan rekomendasi secara bertahap. Ini memberi pengguna rasa partisipasi aktif, bukan sekadar konsumsi pasif.
Secara neurosains, ketika pengguna merasa memiliki kontrol, dopamin yang dilepaskan menjadi lebih stabil.
TikTok tampaknya menyadari bahwa keberlanjutan platform tidak hanya soal waktu tonton, tetapi juga kenyamanan jangka panjang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan







