Akurat

Samsung Isyaratkan Fitur Galaxy AI Akan Berbayar Mulai 2025

Petrus C. Vianney | 2 Oktober 2024, 13:45 WIB
Samsung Isyaratkan Fitur Galaxy AI Akan Berbayar Mulai 2025

AKURAT.CO Samsung memberikan petunjuk terbaru bahwa fitur-fitur kecerdasan buatan (AI) di perangkat Galaxy mungkin tidak lagi gratis setelah tahun 2025.

Dalam siaran pers terkait Samsung Galaxy S24 FE, Galaxy Tab S10 Plus dan Galaxy S10 Ultra terbaru, terdapat catatan kaki yang menyebutkan bahwa beberapa fitur AI akan dikenakan biaya mulai akhir 2025.

Dikutip dari Sammobile.com, Senin (30/9/2024), catatan tersebut berbunyi: "Biaya mungkin berlaku untuk fitur AI tertentu pada akhir tahun 2025,"

Meski tidak memberikan detail spesifik, ini mengindikasikan bahwa pengguna Galaxy AI mungkin harus membayar untuk fitur-fitur tertentu mulai tahun depan.

Penafian serupa juga ditemukan pada peluncuran seri Galaxy S24 awal tahun ini. Ini menunjukkan bahwa rencana Samsung untuk mengenakan biaya atas layanan AI-nya masih berlanjut.

Saat ini, Samsung belum merinci fitur mana yang akan dikenakan biaya atau berapa besarannya. Namun, perusahaan telah mengisyaratkan akan ada lebih banyak fitur AI yang akan hadir di masa mendatang.

Penggunaan AI membutuhkan daya komputasi yang tinggi, yang menjelaskan mengapa Samsung mempertimbangkan untuk mulai memonetisasi fitur ini.

Perusahaan teknologi lain seperti Google dan OpenAI sudah menawarkan layanan AI canggih dengan biaya bulanan sekitar $20 (sekitar Rp 302.500).

Apple pun dikabarkan akan memberlakukan harga pada fitur AI canggihnya dalam waktu dekat.

Hingga kini, fitur AI seperti pengeditan gambar, terjemahan dan ringkasan catatan masih bisa dinikmati secara gratis.

Namun, pengguna perlu bersiap jika nantinya layanan ini akan berbayar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.