Saingi GPT-4 dalam AI, Elon Musk Luncurkan Superkomputer 'Colossus'

AKURAT.CO Elon Musk baru saja meluncurkan superkomputer canggih bernama 'Colossus' melalui startup AI terbarunya, xAI.
Diluncurkan pada akhir pekan Hari Buruh, Colossus kini menjadi superkomputer AI terbesar di dunia, dirancang khusus untuk melatih model bahasa besar xAI, Grok, yang ditujukan untuk bersaing dengan GPT-4 dari OpenAI.
Musk menyebut Colossus sebagai 'sistem pelatihan AI paling kuat di dunia' dan berencana menggandakan kapasitasnya dalam beberapa bulan ke depan dengan menambah 50.000 chip Nvidia H200 yang jauh lebih kuat dibandingkan model H100 yang saat ini digunakan.
Dikutip dari tribune.com.pk, Rabu (4/9/2024), superkomputer ini berlokasi di Memphis, yang dipilih xAI sejak bulan Juni lalu.
Kecepatan pembangunan Colossus mengesankan, terutama di tengah persaingan ketat antara raksasa teknologi seperti Microsoft, Google dan Amazon untuk mendapatkan chip AI terbaru.
Musk juga berkomitmen mengeluarkan $4 miliar (sekitar Rp 61 triliun) untuk perangkat keras Nvidia tahun ini, mendukung xAI dan Tesla.
Colossus akan digunakan untuk melatih Grok-3, model AI generasi ketiga yang diharapkan menjadi yang terkuat di dunia saat diluncurkan pada bulan Desember.
Grok-2, versi beta yang dilatih dengan 15.000 chip Nvidia H100, telah mendapatkan pengakuan sebagai salah satu model AI paling canggih.
Namun, keberadaan Colossus menimbulkan kekhawatiran di Memphis karena konsumsi sumber daya yang tinggi, dengan kebutuhan hingga 1 juta galon air per hari untuk pendinginan dan konsumsi daya sebesar 150 megawatt.
Untuk mempercepat pertumbuhan, xAI baru saja mengumpulkan $6 miliar (sekitar Rp 92 triliun) dalam pendanaan Seri B pada bulan Mei, dengan dukungan dari investor besar seperti Andreessen Horowitz dan Sequoia Capital.
Musk juga berencana mengusulkan investasi $5 miliar (sekitar Rp 77 triliun) dari Tesla ke xAI, yang berpotensi mempercepat pengembangan perusahaan lebih lanjut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








