Google Jalin Kesepakatan dengan Penerbit Tampilkan Artikel yang Dibuat Oleh AI

AKURAT.CO - Google telah melakukan kesepakatan dengan beberapa penerbit independen untuk menerbitkan artikel yang dibuat oleh kecerdasan buatan (AI) di situs web mereka. Meskipun beberapa orang khawatir AI akan membanjiri internet dengan artikel, Google membayar penerbit-penerbit ini untuk menggunakan model AI-nya.
Dikutip dari 9to5google.com, Rabu (28/02/2024), Google bermitra dengan beberapa penerbit independen untuk menampilkan artikel yang dibuat oleh AI Google di situs web mereka. Kesepakatan ini melibatkan analisis data dan umpan balik untuk artikel yang dihasilkan oleh AI, serta volume konten yang harus dipertahankan selama 12 bulan.
Google membayar lebih dari $10.000 (sekitar Rp 157 jutaan) per tahun kepada penerbit-penerbit ini, memberi mereka juga akses gratis ke alat yang digunakan untuk membuat artikel tersebut. Program ini merupakan bagian dari Google News Initiative yang dimulai pada tahun 2018.
Meskipun beberapa orang khawatir tentang penggunaan yang buruk dari AI, kesepakatan ini tampaknya bertujuan membantu penerbit yang kekurangan sumber daya dalam menciptakan konten dari data yang tersedia, seperti data dari lembaga pemerintah dan outlet berita lainnya.
Penerbit yang berpartisipasi dalam program ini perlu mengumpulkan daftar situs web yang secara teratur menghasilkan berita relevan dan dapat menggunakan alat Google untuk menerbitkan artikel yang dihasilkan oleh AI. Namun, tidak ada persyaratan untuk menandai artikel tersebut sebagai buatan AI.
Google telah mengonfirmasi sebagian laporan ini, tetapi juga membantah bahwa alat tersebut akan menghasilkan ulang karya dari outlet lain. Menurut Google, alat tersebut dirancang untuk membantu penerbit lokal menghasilkan jurnalisme berkualitas tinggi menggunakan konten faktual dari sumber data publik, bukan untuk menggantikan peran jurnalis.
Meskipun rencana Google dengan alat AI ini tidak jelas, ini bukan upaya baru. Pada bulan Juli, laporan mengungkapkan tentang alat 'Genesis' Google yang dapat menghasilkan salinan berita.
Penerbit yang menggunakan alat AI baru ini tampaknya pertama kali diberi akses pada awal bulan ini, tetapi belum ada publikasi yang menggunakan alat tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









