Roket Baru Jepang 'H-3' Sukses Membawa Satelit ke Orbit

AKURAT.CO - Jepang telah menorehkan prestasi baru dalam perlombaan luar angkasa global dengan meluncurkan roket andalannya, H-3, yang berhasil mencapai orbit dan melepaskan dua satelit observasi kecil.
Peluncuran tersebut menjadi tonggak penting setelah kegagalan peluncuran perdana tahun lalu. Dalam uji coba kedua ini, roket H-3 diluncurkan dari Pusat Antariksa Tanegashima pada Sabtu pagi setelah penundaan singkat akibat cuaca buruk.
Dikutip dari Asahi.com, Minggu (18/02/2024), Presiden Badan Eksplorasi Dirgantara Jepang (JAXA), Hiroshi Yamakawa, menyatakan kelegaan atas hasil yang baik dari misi tersebut. Roket H-3 bertujuan untuk mengamankan akses ke luar angkasa secara independen dan bersaing dengan permintaan internasional untuk peluncuran satelit.
Dengan berhasilnya peluncuran ini, Jepang semakin menunjukkan kemajuan dalam program luar angkasanya, yang baru-baru ini mencatat berbagai keberhasilan, termasuk pendaratan pesawat ruang angkasa tak berawak di bulan bulan lalu.
Baca Juga: Kehilangan Koneksi, Pesawat Luar Angkasa Virgin Galactic Gagal Terbang
Roket H-3, yang merupakan penerus dari H-2A, dirancang untuk membawa muatan lebih besar dengan biaya yang lebih rendah agar dapat bersaing secara global. Dalam jangka panjang, JAXA berharap untuk mengurangi biaya per peluncuran hingga setengah dari biaya H-2A.
Keberhasilan peluncuran ini membuka peluang baru bagi industri luar angkasa Jepang, dengan harapan dapat meningkatkan penjualan bisnis luar angkasa hingga 20-30 persen dalam beberapa tahun mendatang. Dukungan publik terhadap prestasi ini terlihat dari ribuan stiker dengan pesan-pesan dukungan yang ditempelkan pada roket H-3.
Dengan semakin meningkatnya permintaan peluncuran satelit, Jepang berencana untuk meluncurkan sekitar 20 satelit dan wahana dengan roket H-3 pada tahun 2030 untuk penggunaan domestik, serta untuk proyek kolaborasi internasional seperti proyek penjelajahan bulan dengan India dan program eksplorasi bulan Artemis yang dipimpin oleh AS.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









