Akurat

Wamenkominfo Di IGF Kyoto 2023: Pentingnya Kebijakan AI Dan Mitigasi Risiko

Petrus C. Vianney | 10 Oktober 2023, 06:49 WIB
Wamenkominfo Di IGF Kyoto 2023: Pentingnya Kebijakan AI Dan Mitigasi Risiko

AKURAT.CO - Teknologi Artificial Intelligence (AI) yang berkembang pesat telah memberikan dampak positif dalam dunia ilmu pengetahuan. 

"Kita harus akui bahwa AI membawa berbagai risiko seperti pelanggaran hak privasi dan penyalahgunaan kekayaan intelektual yang butuh ditangani secara hati-hati," ujar Nezdi ar Patria selaku Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika, dikutip Akurat.co dari Kominfo.go.id, Senin (9/10/2023). 

Indonesia telah menunjukkan komitmennya terhadap penanganan dan mitigasi risiko AI, baik melalui kebijakan nasional maupun langkah-langkah praktis. Di antaranya adalah Dokumen Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial Republik Indonesia 2020-2045, Klasifikasi Standar Pengembangan Lini Bisnis Pemrograman Berbasis AI dan UU Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) yang mengakomodir pemrosesan data yang kompleks.

Baca Juga: Apa Itu Platform Character AI? Chatbot Yang Bisa Diajak Ngobrol Hingga Pacaran

Nezar juga mengapresiasi Pemerintah Jepang yang mengangkat pentingnya isu AI. Indonesia telah mendukung G20 AI Principle saat Jepang memimpin KTT G20 empat tahun lalu. Upaya Jepang dalam G7 Hiroshima Summit juga mendapat apresiasi dari Indonesia.

"Dalam konteks AI, harus ada keberimbangan antara melakukan promosi dan menegakkan regulasi. Hanya dengan demikian AI dapat memberikan manfaat yang luas, juga mengurangi risiko negatifnya," Kishida Fumio selaku Perdana Menteri Jepang. 

Vinton G. Cerf yang dikenal sebagai Bapak Internet Dunia juga mengungkapkan kepeduliannya terhadap teknologi AI berdasarkan pengalaman sebagai programmer. Ia menekankan perlunya memperhatikan sumber materi yang digunakan oleh AI dalam proses pembelajarannya. 

"Kita baru dapat mempertimbangkan kualitas (AI – red.) apabila kita tahun sumber materi yang diolahnya Teknologi AI juga dapat menghasilkan hal yang tak benar. Jika teknologi memiliki probabilitas untuk benar, maka dia juga memiliki probablitas untuk menjadi salah," tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.