Waspada! Ini Risiko Pinjaman Online

AKURAT.CO - Ketika keuangan mendesak, pinjaman online kerap muncul sebagai solusi instan. Namun, di balik kemudahannya, ada risiko besar yang perlu diwaspadai.
Dikutip Akurat.co dari Oaktreelaw.com, Kamis (14/9/2023), berikut beberapa risiko yang perlu diwaspadai dari pinjaman online:
1. Tingginya tingkat bunga
Salah satu risiko utama dalam pinjaman online adalah tingkat bunga yang tinggi. Tingkat bunga bervariasi, bergantung pada pemberi pinjaman dan dapat membingungkan dengan perhitungan APR yang mungkin tidak mencakup semua biaya.
Baca Juga: Ini Dampak Buruk Pinjol Pada Keuangan Muda-mudi Indonesia
2. Biaya di muka yang tinggi
Selain tingkat bunga yang tinggi, pinjaman online sering kali memiliki biaya di muka yang signifikan. Biaya awal termasuk biaya pengolahan. Ini dapat menjadi beban besar, jadi periksalah rinciannya.
3. Ancaman pencurian identitas
Pemberi pinjaman online tidak selalu memiliki peraturan yang ketat untuk melindungi informasi pribadi Anda. Hal ini meningkatkan risiko pencurian identitas, terutama jika Anda tidak melakukan penelitian menyeluruh tentang pemberi pinjaman.
4. Pembayaran debit otomatis
Beberapa pemberi pinjaman online mengenakan denda jika Anda mencoba melunasi hutang lebih awal. Pastikan Anda memahami kebijakan ini sebelum menerima pinjaman.
5. Tindakan koleksi agresif
Setelah Anda terjebak dalam pinjaman online, pemberi pinjaman mungkin menggunakan taktik koleksi yang keras. Mereka tidak akan mempertimbangkan situasi keuangan Anda dan dapat melecehkan Anda jika kesulitan membayar. Sebaiknya pertimbangkan dengan hati-hati sebelum terjun ke pinjaman online.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








