Tim 9 Kejagung Periksa Pengacara Afiliasi Don Ritto dalam Kasus TPPU Febrie Adriansyah

AKURAT.CO Tim Penyidik (Tim 9) Kejaksaan Agung kembali mendalami perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Penyidik memanggil dua saksi untuk dimintai keterangan pada Rabu (29/7/2026).
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, mengatakan, dari dua saksi yang dipanggil, hanya satu orang yang memenuhi panggilan, yakni ATW yang merupakan penasihat hukum yang berafiliasi dengan Don Ritto (DR).
"Pada Rabu, 29 Juli 2026, Kejaksaan Agung melalui Tim Penyidik (Tim 9) telah melakukan pemanggilan terhadap dua orang saksi terkait sprindik perkara khusus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan tersangka FA," kata Anang dalam keterangannya.
Sementara itu, satu saksi lainnya tidak hadir memenuhi panggilan penyidik. Tim 9 pun akan menjadwalkan pemanggilan ulang untuk kepentingan pemeriksaan.
"Dari dua orang saksi yang dipanggil, hanya satu orang yang hadir, yakni ATW selaku penasihat hukum afiliasi DR. Sedangkan satu orang saksi lainnya tidak hadir sehingga akan dipanggil kembali oleh Tim Penyidik Kejaksaan Agung untuk dimintai keterangan," ujarnya.
Anang menegaskan, penyidik masih terus mendalami keterangan para saksi guna memperkuat alat bukti dalam perkara dugaan TPPU yang menjerat Febrie Adriansyah.
"Sampai saat ini Tim Penyidik masih melakukan pendalaman melalui pemeriksaan saksi-saksi guna memperkuat pembuktian," katanya.
Sebelumnya, pada Selasa (28/7/2026), Tim 9 juga memeriksa tujuh saksi yang terdiri atas tiga pihak swasta berinisial WF, BM, dan H, serta empat penyidik kepolisian.
Baca Juga: Internet Tercepat di Dunia
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk melengkapi alat bukti dalam penyidikan perkara dugaan TPPU.
Febrie Adriansyah saat ini berstatus tersangka dalam perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang terkait penanganan perkara PT Asabri.
Ia ditahan di Rumah Tahanan Negara KPK Cabang Gedung Merah Putih berdasarkan penitipan Kejaksaan Agung, sementara proses penyidikan tetap ditangani Tim 9 Kejaksaan Agung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November









