Tidak Bantah Ada Penerimaan Uang, Hotman Paris Tegaskan Transaksi NCD dengan CMNP Bersifat Jual Beli

AKURAT.CO Pihak PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) dipastikan tidak pernah membantah adanya penerimaan uang, dalam sidang gugatan perdata PT MNC Asia Holding Tbk. di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (3/12/2025).
Karenanya, menurut Kuasa Hukum MNC Asia Holding, Hotman Paris Hutapea, fakta tersebut menegaskan kembali bahwa transaksi Negotiable Certificate of Deposit (NCD) yang diterbitkan oleh PT Bank Unibank Tbk. (BBKU) merupakan proses jual beli.
Dalam sidang tersebut hadir saksi dari pihak tergugat, yaitu Direktur Fixed Income PT Bhakti Investama tahun 1999, A. Wishnu Handoyono.
Baca Juga: Sidang Lanjutan Gugatan CMNP Semakin Pertegas Transaksi NCD Bersifat Jual Beli
Agenda sidang kali ini menyoal transaksi NCD yang diterbitkan PT BBKU untuk kepentingan CMNP dengan difasilitasi oleh MNC Asia Holding sebagai arranger atau broker pada tahun 1999.
CMNP selalu menyebut transaksi NCD tersebut adalah tukar menukar. Bukan jual beli sebagaimana dokumen yang dimiliki MNC Asia Holding.
Hotman memaparkan, pihak CMNP tidak menampik uang tersebut diterima CMNP atas penjualan surat berharga ke Drosophila Enterprise Pte. Ltd. dan kemudian disetorkan ke Unibank.
Baca Juga: Keluhkan Dampak Proyek Tol, Warga Tagih Solusi Konkret dari CMNP
"Jadi, inti pokok hari ini adalah begitu banyak pertanyaan dari kuasa CMNP tapi tidak ada satupun yang membantah bahwa CMNP sudah menerima 17 juta dolar dan dikirimkan ke Unibank. CMNP tidak membantah," katanya, kepada wartawan, usai sidang.
Hotman menegaskan hal tersebut diperkuat laporan keuangan CMNP yang ditandatangani pula oleh jajaran direksinya.
"Jadi, surat berharga dari CMNP itu sudah dibayar. Kalau kemudian uang itu disimpan di Unibank dan Unibank ditutup, karena krisis moneter keuangan 2,5 tahun kemudian, itu adalah risiko bisnis. Jadi kalau seorang penabung tabungannya hilang gara-gara banknya ditutup, itu risiko bisnis, tidak bisa dipersalahkan ke orang lain. Itu faktor yang harus diterima kenyataan," terangnya.
Baca Juga: Sebut Transaksi Jual Beli, Hotman Paris: Saksi Ahli CMNP Kembali Untungkan Kita
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








