Akurat

Antasari Azhar Wafat, Pakar Hukum: Indonesia Kehilangan Sosok Pemberani Berantas Korupsi

Siti Nur Azzura | 8 November 2025, 22:00 WIB
Antasari Azhar Wafat, Pakar Hukum: Indonesia Kehilangan Sosok Pemberani Berantas Korupsi

AKURAT.CO Mantan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar, dikenal sebagai sosok yang pemberani dan fenomenal karena tidak pandang bulu dalam melakukan pemberantasan korupsi.

Pakar Hukum Universitas Sahid, Saiful Anam, mengatakan Indonesia kehilangan sosok yang berjasa dalam meletakan awal sejarah di lembaga antirasuah, yang senantiasa menjadi harapan publik dari dahulu sampai saat ini.

"Antasari Azhar akan selalu dikenang oleh publik, terlebih lagi dia tidak pernah pandang bulu, termasuk besan SBY yang pada waktu itu penguasa pemerintahan, dia tidak peduli tetap dia sikat," ungkapnya kepada Akurat.co, Sabtu (8/11/2025).

Baca Juga: Antasari Azhar, Sosok Tegas dan Berani yang Bikin Para Koruptor Ketakutan

Menurutnya, ke depannya Indonesia membutuhkan sosok yang lahir dengan semangat akan mencintai bangsa dan negara melalui pemberantasan korupsi.

Antasari Azhar bukan hanya sosok yang fenomenal, tapi harus menjadi tokoh tauladan bagi penegak hukum yang lain, utamanya dalam penegakan hukum dan keadilan di Indonesia.

Dia menyatakan, Antasari Azhar adalah sosok yang berjasa dalam meletakkan awal sejarah KPK yang senantiasa menjadi harapan publik dari dahulu sampai saat ini.

Baca Juga: Antasari Azhar, Penegak Hukum Hebat yang Jadi Korban Kekuasaan Korup

"Antasari Azhar akan selalu dikenang oleh publik, terlebih lagi dia tidak pernah pandang bulu, termasuk besan SBY yang pada waktu itu penguasa pemerintahan, ia tidak peduli tetap ia sikat," jelas dia.

Dia pun meyakini di bawah kepemimpinanya, KPK pun mendapat kepercayaan publik dalam kinerjanya memberantas korupsi.

"Ke depan saya kira perlu kiranya menghargai sosok seperti yang bersangkutan tidak hanya melalui acara seremonial atau justru hanya dijadikan nama dan tempat-tempat fisik tertentu, tapi juga harus dijadikan sebagai tauladan bagi segenap anak bangsa dalam mengilhami rekam jejak dan perjalanan baiknya selama mengabdi kepada bangsa," tegasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.